alexametrics
29.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Siap-siap, Ada Swab Antigen di Pos Penyekatan Mudik 2021

MALANG KOTA – Hari pertama penyekatan mudik Lebaran Idul Fitri 2021 tak hanya diwarnai kendaraan putar balik, namun tampak sejumlah warga menjalani rapid swab antigen yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif sebelumnya mengatakan, 3000 alat rapid test antigen telah disiapkan untuk mengetes para pendatang yang terlanjur masuk ke Kota Malang. Selain ditempatkan di puskesmas, alat rapid test antigen juga disiagakan di pos penyekatan.

“Ya ini kan ceknya pakai rapid swab antigen, perlu waktu sekitar 15 menit untuk mengetahui hasilnya,” imbuhnya.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), apabila nanti ditemukan kasus positif pada para pendatang maka mereka akan melakukan karantina di Kota Malang, tepatnya di safe house Jalan Kawi.

Taufiqurrahman, salah satu warga Kota Malang yang tengah mengerjakan proyek konstruksi dibKota Surabaya mengatakan, mendukung pemberlakuan penyekatan dengan swab antigen. Menurutnya, langkah tersebut bisa mencegah second wave Covid-19 di Indonesia.

“Semoga kebijakan-kebijakan ini bisa mencegah agar Indonesia tak bernasib sama seperti India. Mengingat, saat Lebaran, mobilitas warga censerung meningkat,” tutur arsitek jebolan Universitas Brawijaya itu.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Hari pertama penyekatan mudik Lebaran Idul Fitri 2021 tak hanya diwarnai kendaraan putar balik, namun tampak sejumlah warga menjalani rapid swab antigen yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif sebelumnya mengatakan, 3000 alat rapid test antigen telah disiapkan untuk mengetes para pendatang yang terlanjur masuk ke Kota Malang. Selain ditempatkan di puskesmas, alat rapid test antigen juga disiagakan di pos penyekatan.

“Ya ini kan ceknya pakai rapid swab antigen, perlu waktu sekitar 15 menit untuk mengetahui hasilnya,” imbuhnya.

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), apabila nanti ditemukan kasus positif pada para pendatang maka mereka akan melakukan karantina di Kota Malang, tepatnya di safe house Jalan Kawi.

Taufiqurrahman, salah satu warga Kota Malang yang tengah mengerjakan proyek konstruksi dibKota Surabaya mengatakan, mendukung pemberlakuan penyekatan dengan swab antigen. Menurutnya, langkah tersebut bisa mencegah second wave Covid-19 di Indonesia.

“Semoga kebijakan-kebijakan ini bisa mencegah agar Indonesia tak bernasib sama seperti India. Mengingat, saat Lebaran, mobilitas warga censerung meningkat,” tutur arsitek jebolan Universitas Brawijaya itu.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/