alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Diskominfo Temukan Indikasi Hacking di Situs Pendaftaran Vaksin

MALANG KOTA – Sebanyak 20 ribu kuota vaksin untuk acara serbuan vaksin Pemkot Malang bersama Koarmada II dipastikan telah habis kemarin (5/8). Terkait pendaftaran online program tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang mengungkap ada gangguan yang cukup berisiko pada laman pendaftaran kemarin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Malang Nur Widianto mengungkapkan, ada upaya hacking pada sistem saat pelaksanaan pendaftaran melalui daring kemarin (5/8). “Iya, tim kami mengidentifikasi adanya upaya hacker untuk mengganggu sistem pendaftaran,” ungkap Wiwid-sapaan akrabnya.

Dia menyebut, ada satu kali pergerakan dari peretas yang berupaya untuk mengganggu sistem. “Yang terpotret satu kali dan itu cukup mengacaukan sistem kami, tapi bisa diatasi dengan cepat,” tambahnya.

Selain peretas, antusiasme warga yang berminat juga sempat membuat website vaksinasi.malangkota.go.id menjadi bermasalah. “Karena banyak yang masuk, jadi sempat nge-lag karena kepenuhan,” jelas Wiwid.

Namun hal itu dapat diatasi dengan cepat. “Alhamdulillah bisa teratasi,” ujarnya. Seperti diketahui, pendaftaran serbuan vaksin yang rencananya digelar di Stadion Gajayana Sabtu (7/8) dan Minggu (8/8) telah dinyatakan penuh pada pukul 17.35 WIB dengan total pendaftar sebanyak 20 ribu peserta.

 

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Sebanyak 20 ribu kuota vaksin untuk acara serbuan vaksin Pemkot Malang bersama Koarmada II dipastikan telah habis kemarin (5/8). Terkait pendaftaran online program tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang mengungkap ada gangguan yang cukup berisiko pada laman pendaftaran kemarin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Malang Nur Widianto mengungkapkan, ada upaya hacking pada sistem saat pelaksanaan pendaftaran melalui daring kemarin (5/8). “Iya, tim kami mengidentifikasi adanya upaya hacker untuk mengganggu sistem pendaftaran,” ungkap Wiwid-sapaan akrabnya.

Dia menyebut, ada satu kali pergerakan dari peretas yang berupaya untuk mengganggu sistem. “Yang terpotret satu kali dan itu cukup mengacaukan sistem kami, tapi bisa diatasi dengan cepat,” tambahnya.

Selain peretas, antusiasme warga yang berminat juga sempat membuat website vaksinasi.malangkota.go.id menjadi bermasalah. “Karena banyak yang masuk, jadi sempat nge-lag karena kepenuhan,” jelas Wiwid.

Namun hal itu dapat diatasi dengan cepat. “Alhamdulillah bisa teratasi,” ujarnya. Seperti diketahui, pendaftaran serbuan vaksin yang rencananya digelar di Stadion Gajayana Sabtu (7/8) dan Minggu (8/8) telah dinyatakan penuh pada pukul 17.35 WIB dengan total pendaftar sebanyak 20 ribu peserta.

 

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/