alexametrics
23.3 C
Malang
Monday, 15 August 2022

Perbaiki Jalan Rusak, Tambah Dana Rp 71 M

MALANG KOTA – Kondisi jalan yang rusak masih cukup mudah ditemui di Kota Malang. Misalnya saja di Jalan Raya Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, yang masih terlihat ada kerusakan jalan di beberapa bagian. Lubang jalan yang menganga cukup lebar membuat pengendara harus berhati-hati. 

Titik lainnya ada di Jalan Ikan Piranha, Kecamatan Lowokwaru. Lubang di sana menjadi masalah tersendiri bagi pengendara yang melintas. Sadar dengan hal itu, di tahun ini Pemkot Malang sebenarnya sudah melakukan sejumlah perbaikan jalan rusak. Seperti dilakukan mulai bulan Mei hingga Juni lalu. 

Saat itu ada dana Rp 19,4 miliar yang dialokasikan untuk menangani 128 ruas jalan. Kini, setelah dana tersebut habis digunakan, mau tak mau pemkot harus menambah anggaran perbaikan jalan. Rencananya, mereka bakal mengalokasikan lagi pada momen perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2022. 

”Iya, kami merencanakan penambahan anggaran sekitar Rp 71 miliar untuk perbaikan jalan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi. 

Dia menyebut bila anggaran itu akan diplot untuk memperbaiki beberapa ruas jalan rusak. Terkait titik mana saja, dia mengaku bila pihaknya masih harus memetakan lagi ruas jalan mana saja yang perlu direhab. 

Laporan dari masyarakat sudah diakomodasi pihaknya. Selanjutnya, tim dari DPUPRPKP Kota Malang akan melakukan pengecekan lapangan. Tak cukup dengan PAK DPUPRPKP Kota Malang juga menyusun rencana perbaikan jalan rusak di tahun depan. Diah mengestimasi ada 32 lokasi jalan rusak yang akan mendapat perbaikan. 

”Kalau detail itu masih dirapatkan lagi, karena rencana anggaran keseluruhan untuk masalah jalan tahun depan ada Rp 239 miliar, itu masih hitungan kasar,” papar dia. 

Menanggapi rencana itu, anggota Komisi D DPRD Kota Malang Wiwik Sukesie meminta pemkot tetap serius menata infrastruktur jalan. Sebab jalan rusak masih cukup sering dikeluhkan warga. 

”Memang harus ada rencana begitu (perbaikan) jalan, kalau dibiarkan saja kasihan masyarakat,” kata dia. 

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui bila kondisi jalan di Kota Malang belum sepenuhnya mulus. Anggaran untuk perbaikan mau tak mau harus ditambah. Namun juga perlu diperhatikan penambahan anggaran untuk menambah kualitas aspal. Sebab jika hanya asal menambal saja, dia khawatir bila problem munculnya lubang jalan bakal terulang kembali. (adn/by)

MALANG KOTA – Kondisi jalan yang rusak masih cukup mudah ditemui di Kota Malang. Misalnya saja di Jalan Raya Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, yang masih terlihat ada kerusakan jalan di beberapa bagian. Lubang jalan yang menganga cukup lebar membuat pengendara harus berhati-hati. 

Titik lainnya ada di Jalan Ikan Piranha, Kecamatan Lowokwaru. Lubang di sana menjadi masalah tersendiri bagi pengendara yang melintas. Sadar dengan hal itu, di tahun ini Pemkot Malang sebenarnya sudah melakukan sejumlah perbaikan jalan rusak. Seperti dilakukan mulai bulan Mei hingga Juni lalu. 

Saat itu ada dana Rp 19,4 miliar yang dialokasikan untuk menangani 128 ruas jalan. Kini, setelah dana tersebut habis digunakan, mau tak mau pemkot harus menambah anggaran perbaikan jalan. Rencananya, mereka bakal mengalokasikan lagi pada momen perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2022. 

”Iya, kami merencanakan penambahan anggaran sekitar Rp 71 miliar untuk perbaikan jalan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi. 

Dia menyebut bila anggaran itu akan diplot untuk memperbaiki beberapa ruas jalan rusak. Terkait titik mana saja, dia mengaku bila pihaknya masih harus memetakan lagi ruas jalan mana saja yang perlu direhab. 

Laporan dari masyarakat sudah diakomodasi pihaknya. Selanjutnya, tim dari DPUPRPKP Kota Malang akan melakukan pengecekan lapangan. Tak cukup dengan PAK DPUPRPKP Kota Malang juga menyusun rencana perbaikan jalan rusak di tahun depan. Diah mengestimasi ada 32 lokasi jalan rusak yang akan mendapat perbaikan. 

”Kalau detail itu masih dirapatkan lagi, karena rencana anggaran keseluruhan untuk masalah jalan tahun depan ada Rp 239 miliar, itu masih hitungan kasar,” papar dia. 

Menanggapi rencana itu, anggota Komisi D DPRD Kota Malang Wiwik Sukesie meminta pemkot tetap serius menata infrastruktur jalan. Sebab jalan rusak masih cukup sering dikeluhkan warga. 

”Memang harus ada rencana begitu (perbaikan) jalan, kalau dibiarkan saja kasihan masyarakat,” kata dia. 

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui bila kondisi jalan di Kota Malang belum sepenuhnya mulus. Anggaran untuk perbaikan mau tak mau harus ditambah. Namun juga perlu diperhatikan penambahan anggaran untuk menambah kualitas aspal. Sebab jika hanya asal menambal saja, dia khawatir bila problem munculnya lubang jalan bakal terulang kembali. (adn/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/