alexametrics
23.3 C
Malang
Monday, 15 August 2022

Tiga Bacarek UM Mulai Intip-Intip

Belum Daftar Resmi, Masih Tanya Administrasi 

MALANG KOTA– Setelah hampir dua pekan dibuka pendaftaran, akhirnya tiga bakal calon rektor (bacarek) Universitas Negeri Malang (UM) mulai berani muncul. Namun ketiga orang itu belum resmi mendaftar, baru sekadar intip-intip atau menanyakan perihal formulir administrasi bacarek UM. 

Ini sesuai perkiraan panitia pemilihan rektor (pilrek) memprediksi kandidat mulai menampakkan dirinya ketika memasuki bulan Agustus. Kemungkinan, mereka baru mendaftar pada hari terakhir pendaftaran. Yakni tanggal 12 Agustus 2022. Bacarek ini diproyeksikan menggantikan Rektor UM Prof Dr Ahmad Rofiuddin yang masa jabatannya selama dua periode berakhir tahun ini. 

Sekretaris panitia pilrek Dr Ahmad Munjin Nasih SPd MAg mengatakan, ketiga kandidat itu merupakan dosen UM atau dari internal kampus. Dipastikan, ketiganya berasal dari fakultas yang berbeda. Sehingga bisa dikatakan, tiga fakultas di UM bakal memiliki wakilnya sendiri sendiri pada kontestasi kali ini. 

“Kalau yang mendaftar secara resmi belum ada. Masih sebatas menanyakan formulir pendaftaran,” ungkap Munjin saat dikonfirmasi. 

Ketika ditanya siapa saja ketiga nama kandidat itu, Munjin enggan menjawab. Dalihnya, ketiga nama tersebut belum mendaftar secara resmi menjadi bacarek UM. 

“Saya tidak bisa menyampaikan siapa saja mereka, yang jelas setidaknya sudah ada dari tiga fakultas,” tuturnya. 

Sementara, untuk pihak eksternal atau dari luar kampus belum ada tanda-tanda kandidat yang akan mendaftarkan diri. Lebih lanjut kata Munjin, minimal harus ada lima pendaftar bacarek untuk selanjutnya diserahkan ke Senat Akademik Universitas (SAU). 

“Nanti jika belum terpenuhi lima pendaftar, akan diperpanjang masa waktu pendaftaran,” terangnya. 

Masa perpanjangan waktu pendaftaran maksimal berdurasi empat hari. Jika terjadi perpanjangan, diperkirakan waktu pelaksanaannya tanggal 15-19 Agutus 2022. Apabila perpanjangan sudah selesai, dan bakal calon masih kurang dari lima nama, maka, proses pemilihan Rektor UM tetap dilanjutkan ke tahapan selanjutnya. 

“Berapa pun kandidatnya, akan dilanjut ke tahapan tes selanjutnya. Jika sudah dilaksanakan perpanjangan pendaftaran,” tutupnya. 

Setelah periode pendaftaran ditutup. Nantinya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui kandidat. Tercatat, ada tiga tahapan sebelum pendaftar dinyatakan lolos penjaringan bacarek. Di antaranya tes administrasi, kesehatan dan psikologi. (adk/abm)

Belum Daftar Resmi, Masih Tanya Administrasi 

MALANG KOTA– Setelah hampir dua pekan dibuka pendaftaran, akhirnya tiga bakal calon rektor (bacarek) Universitas Negeri Malang (UM) mulai berani muncul. Namun ketiga orang itu belum resmi mendaftar, baru sekadar intip-intip atau menanyakan perihal formulir administrasi bacarek UM. 

Ini sesuai perkiraan panitia pemilihan rektor (pilrek) memprediksi kandidat mulai menampakkan dirinya ketika memasuki bulan Agustus. Kemungkinan, mereka baru mendaftar pada hari terakhir pendaftaran. Yakni tanggal 12 Agustus 2022. Bacarek ini diproyeksikan menggantikan Rektor UM Prof Dr Ahmad Rofiuddin yang masa jabatannya selama dua periode berakhir tahun ini. 

Sekretaris panitia pilrek Dr Ahmad Munjin Nasih SPd MAg mengatakan, ketiga kandidat itu merupakan dosen UM atau dari internal kampus. Dipastikan, ketiganya berasal dari fakultas yang berbeda. Sehingga bisa dikatakan, tiga fakultas di UM bakal memiliki wakilnya sendiri sendiri pada kontestasi kali ini. 

“Kalau yang mendaftar secara resmi belum ada. Masih sebatas menanyakan formulir pendaftaran,” ungkap Munjin saat dikonfirmasi. 

Ketika ditanya siapa saja ketiga nama kandidat itu, Munjin enggan menjawab. Dalihnya, ketiga nama tersebut belum mendaftar secara resmi menjadi bacarek UM. 

“Saya tidak bisa menyampaikan siapa saja mereka, yang jelas setidaknya sudah ada dari tiga fakultas,” tuturnya. 

Sementara, untuk pihak eksternal atau dari luar kampus belum ada tanda-tanda kandidat yang akan mendaftarkan diri. Lebih lanjut kata Munjin, minimal harus ada lima pendaftar bacarek untuk selanjutnya diserahkan ke Senat Akademik Universitas (SAU). 

“Nanti jika belum terpenuhi lima pendaftar, akan diperpanjang masa waktu pendaftaran,” terangnya. 

Masa perpanjangan waktu pendaftaran maksimal berdurasi empat hari. Jika terjadi perpanjangan, diperkirakan waktu pelaksanaannya tanggal 15-19 Agutus 2022. Apabila perpanjangan sudah selesai, dan bakal calon masih kurang dari lima nama, maka, proses pemilihan Rektor UM tetap dilanjutkan ke tahapan selanjutnya. 

“Berapa pun kandidatnya, akan dilanjut ke tahapan tes selanjutnya. Jika sudah dilaksanakan perpanjangan pendaftaran,” tutupnya. 

Setelah periode pendaftaran ditutup. Nantinya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui kandidat. Tercatat, ada tiga tahapan sebelum pendaftar dinyatakan lolos penjaringan bacarek. Di antaranya tes administrasi, kesehatan dan psikologi. (adk/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/