alexametrics
21.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Perpanjangan PPKM Jadi Mikro, Pemkot Malang Optimalkan Posko

MALANG KOTA – Pemkot Malang mulai menyiapkan sejumlah rencana untuk perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMK). Terutama menyangkut perubahan regulasi yang berorentasi di tingkat mikro tersebut. Pelibatan lurah hingga ketua RT dan RW bakal lebih dominan.

Sesui dengan rencana, kebijakan PPKM Mikro bakal dimulai Selasa (9/2) lusa. Ketentuannya sudah diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021. Beberapa daerah di Jawa Timur yang menjadi prioritas adalah Surabaya Raya, Malang Raya, dan Madiun Raya.

Hal tersebut dibenarkan Pemerintah Kota Malang, melalui Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto. “Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM untuk diperpanjang. Namun dengan berbasis mikro dan instruksi tambahan dengan pembuatan posko penanganan Covid-19 di level desa atau kelurahan,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Wiwid ini menambahkan, dalam PPKM mikro, kriteria zonasi pengendalian wilayah akan dikelompokan hingga tingkat RT. Lalu, PPKM mikro juga dilakukan dengan koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat. Mulai dari ketua RT, ketua RW, kepala desa atau lurah, tokoh masyarakat dan relawan lainnya. “Lalu untuk jam operasional pusat perbelanjaan, mal, restoran, dan kafe juga diperpanjang. Yaitu menjadi pukul 21.00 WIB,” tutupnya.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Pemkot Malang mulai menyiapkan sejumlah rencana untuk perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPMK). Terutama menyangkut perubahan regulasi yang berorentasi di tingkat mikro tersebut. Pelibatan lurah hingga ketua RT dan RW bakal lebih dominan.

Sesui dengan rencana, kebijakan PPKM Mikro bakal dimulai Selasa (9/2) lusa. Ketentuannya sudah diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021. Beberapa daerah di Jawa Timur yang menjadi prioritas adalah Surabaya Raya, Malang Raya, dan Madiun Raya.

Hal tersebut dibenarkan Pemerintah Kota Malang, melalui Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto. “Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM untuk diperpanjang. Namun dengan berbasis mikro dan instruksi tambahan dengan pembuatan posko penanganan Covid-19 di level desa atau kelurahan,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Wiwid ini menambahkan, dalam PPKM mikro, kriteria zonasi pengendalian wilayah akan dikelompokan hingga tingkat RT. Lalu, PPKM mikro juga dilakukan dengan koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat. Mulai dari ketua RT, ketua RW, kepala desa atau lurah, tokoh masyarakat dan relawan lainnya. “Lalu untuk jam operasional pusat perbelanjaan, mal, restoran, dan kafe juga diperpanjang. Yaitu menjadi pukul 21.00 WIB,” tutupnya.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/