alexametrics
27.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Berkah Ramadan, Lawyer Solehoddin Bagikan Zakat Mal

MALANG KOTA – Selain pemerintah, stakehoder juga punya peranan penting dalam membantu masyarakat. Yakni dalam bentuk pemberian zakat mal kepada masyarakat kurang mampu, hingga anak yatim. Ini senada dilakukan oleh salah satu Lawyer yakni Dr Solehoddin SH MH. Hampir setiap tahun dirinya rutin melakukan aksi sosialnya tersebut.

Selama Ramadan ini, aksi sosial itu juga diimplementasi dalam bentuk pemberian bantuan kepada 100 orang, dua Pondok Pesantren, dua yayasan yatim piatu. Menurutnya, sebagian harta yang dimiliki merupakan hak dari mereka yang membutuhkan.

“Rabu (5/5) di Malang sudah selesai sampai kemarin (6/05), lokasi Pasuruan dan Madura tidak mungkinkan untuk turun, karena situasi pandemi,” ungkapnya

Aksi safari tersebut, menurut lawyer yang berkantor di Jalan Alumunium No 6A itu, bagian dari prinsip hidupnya. Bahwa memberi adalah kewajiban bagi setiap orang. Dengan begitu, prinsip bersedekah tidak akan menjadikan seseorang miskin. Ini sejalan dengan prinsip dunia dan akhirat yang harus seimbang.

“Jangan ada kata ’eman’. Dengan memberi kita akan mendapatkan yang lebih, tapi kita tidak mengharap balasan. Tugas kita hanya menyalurkan. Ini juga sejalan dengan anjuran agama,”paparnya

Lawyer sekaligus Dosen Pasca sarjana Fakultas Hukum Widyagama tersebut mengatakan bahwa dirinya setiap bulan juga memberikan santunan kepada anak yatim, janda-janda tua. Selain itu Ia juga menjadi konsultan hukum bagi Yayasan Yatim Piatu Islam dan kristen di Malang Raya.

“Mudah-mudahan aksi sosial ini membawa berkah bagi kita semua. Teman-teman yang memiliki kelebihan rejeki, berbagilah terhadap sesama. Mensodakohkan harta kita kepada orang lain,”tutupnya.

Pewarta: Rofia

MALANG KOTA – Selain pemerintah, stakehoder juga punya peranan penting dalam membantu masyarakat. Yakni dalam bentuk pemberian zakat mal kepada masyarakat kurang mampu, hingga anak yatim. Ini senada dilakukan oleh salah satu Lawyer yakni Dr Solehoddin SH MH. Hampir setiap tahun dirinya rutin melakukan aksi sosialnya tersebut.

Selama Ramadan ini, aksi sosial itu juga diimplementasi dalam bentuk pemberian bantuan kepada 100 orang, dua Pondok Pesantren, dua yayasan yatim piatu. Menurutnya, sebagian harta yang dimiliki merupakan hak dari mereka yang membutuhkan.

“Rabu (5/5) di Malang sudah selesai sampai kemarin (6/05), lokasi Pasuruan dan Madura tidak mungkinkan untuk turun, karena situasi pandemi,” ungkapnya

Aksi safari tersebut, menurut lawyer yang berkantor di Jalan Alumunium No 6A itu, bagian dari prinsip hidupnya. Bahwa memberi adalah kewajiban bagi setiap orang. Dengan begitu, prinsip bersedekah tidak akan menjadikan seseorang miskin. Ini sejalan dengan prinsip dunia dan akhirat yang harus seimbang.

“Jangan ada kata ’eman’. Dengan memberi kita akan mendapatkan yang lebih, tapi kita tidak mengharap balasan. Tugas kita hanya menyalurkan. Ini juga sejalan dengan anjuran agama,”paparnya

Lawyer sekaligus Dosen Pasca sarjana Fakultas Hukum Widyagama tersebut mengatakan bahwa dirinya setiap bulan juga memberikan santunan kepada anak yatim, janda-janda tua. Selain itu Ia juga menjadi konsultan hukum bagi Yayasan Yatim Piatu Islam dan kristen di Malang Raya.

“Mudah-mudahan aksi sosial ini membawa berkah bagi kita semua. Teman-teman yang memiliki kelebihan rejeki, berbagilah terhadap sesama. Mensodakohkan harta kita kepada orang lain,”tutupnya.

Pewarta: Rofia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/