alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Mau Vaksin di Kota Malang? Langsung Daftar Online Saja

MALANG KOTA – Tingginya animo masyarakat untuk vaksin membuat Pemkot Malang terus bergerak meningkatan layanan. Salah satunya dengan menghadirkan aplikasi pendaftran secara online. Hal itu sekaligus untuk mencegah terjadinya kerumunan.

“Ya, bekerja sama dengan Diskominfo Kota Malang kami hadirkan aplikasi pendaftaran vaksinasi secara online. Hari ini (7/7) kami serahkan data-datanya dulu mudah-mudahan selesai semua hari ini dan bisa diakses,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif.

Aplikasi tersebut selain bisa digunakan untuk mendaftar, juga ada informasi fasilitas kesehatan (faskes) yang dapat melakukan vaksinasi. “Iya, jadi data faskes yang berwenang untuk memberikan vaksinasi itu ada semua di dalam aplikasi tersebut,” imbuhnya.

Tidak ketinggalan, kuota dan waktu pelaksanaannya. “Jadi semua terdata di Kominfo, ditampilkan kuota serta hari dan waktu pelaksanaannya,” ucapnya.

Hal ini merupakan tanggap animo masyarakat yang tinggi terhadap vaksinasi. Selain pendaftarannya yang nanti tidak melalui RT, kegiatan vaksinasi ke depannya tidak berdasarkan KTP. “Jadi ini sudah percepatan, jadi tidak melihat identitas warga, yang penting kuotanya ada. Nah, ini nanti juga tidak daftar lewat RT lagi, langsung via aplikasi,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Tingginya animo masyarakat untuk vaksin membuat Pemkot Malang terus bergerak meningkatan layanan. Salah satunya dengan menghadirkan aplikasi pendaftran secara online. Hal itu sekaligus untuk mencegah terjadinya kerumunan.

“Ya, bekerja sama dengan Diskominfo Kota Malang kami hadirkan aplikasi pendaftaran vaksinasi secara online. Hari ini (7/7) kami serahkan data-datanya dulu mudah-mudahan selesai semua hari ini dan bisa diakses,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif.

Aplikasi tersebut selain bisa digunakan untuk mendaftar, juga ada informasi fasilitas kesehatan (faskes) yang dapat melakukan vaksinasi. “Iya, jadi data faskes yang berwenang untuk memberikan vaksinasi itu ada semua di dalam aplikasi tersebut,” imbuhnya.

Tidak ketinggalan, kuota dan waktu pelaksanaannya. “Jadi semua terdata di Kominfo, ditampilkan kuota serta hari dan waktu pelaksanaannya,” ucapnya.

Hal ini merupakan tanggap animo masyarakat yang tinggi terhadap vaksinasi. Selain pendaftarannya yang nanti tidak melalui RT, kegiatan vaksinasi ke depannya tidak berdasarkan KTP. “Jadi ini sudah percepatan, jadi tidak melihat identitas warga, yang penting kuotanya ada. Nah, ini nanti juga tidak daftar lewat RT lagi, langsung via aplikasi,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/