alexametrics
26.4 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Khofifah Apresiasi Inisiatif Vaksinasi Santri Ponpes Gasek, Malang

KOTA MALANG – Jangkauan vaksinasi Covid-19 terus diperluas. Selain menyasar kalangan nakes, para lansia, pelajar hingga masyarakat umum, para santri juga disuntik vaksin. Seperti para santri di Pondok Pesantren Sabillurosyad, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun Kota Malang ini.

Pelaksanaan vaksinasi ditinjau langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan Forkopimda Jatim. “Terimakasih banyak, santri dari Ponpes Sabillurosyad hari ini sudah divaksin. Jadi ini bukan selangkah di depan tapi sebuah lompatan,” ujar Khofifah di halaman Ponpes Sabillurosyadd atau yang biasa disebut Ponpes Gasek Sabtu (7/8).

Saat ini, vaksinasi untuk ponpes memang masih dilakukan pendataan oleh Kementerian Kesehatan. Namun, kasus berbeda yang dialami Ponpes Gasek, dikarenakan mereka sendiri yang berinisiatif mencari kuota vaksinasi untuk para santrinya. Berkat tindakan itu, Ponpes Gasek mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jatim.

Khofifah juga berharap percepatan vaksinasi bagi santri pondok pesantren lainnya juga segera terlaksana. Sehingga apa yang dilakukan di Ponpes Gasek ini sebagai contoh kepada masyarakat dan pengasuh ponpes lainnya. ”Bahwa vaksinasi itu halal dan sangat bermanfaat untuk menambah kekebalan tubuh,” terangnya.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Gasek, KH Marzuqi Mustamar mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dan bantuan yang diberikan kepada santri. Baik dari Gubernur Jatim, Forkopimda Jatim dan Kota Malang serta tenaga kesehatan (nakes).

“Kami keluarga besar Pondok Pesantren Sabillurosyad mengucapkan terima kasih. Apapun agamanya, sukunya, Rais Aam PBNU sudah menyatakan vaksin halal, MUI juga resmi menyatakan halal. Para masyayikh dan ulama besar seperti dari Lirboyo Kediri juga menyatakan vaksin aman dan halal serta bersedia divaksin. Kepada masyarakat warga Jatim jangan ragu,” tandas Marzuqi yang juga Ketua PW NU Jatim ini.

Pewarta: Andika Satria Perdana

KOTA MALANG – Jangkauan vaksinasi Covid-19 terus diperluas. Selain menyasar kalangan nakes, para lansia, pelajar hingga masyarakat umum, para santri juga disuntik vaksin. Seperti para santri di Pondok Pesantren Sabillurosyad, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun Kota Malang ini.

Pelaksanaan vaksinasi ditinjau langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan Forkopimda Jatim. “Terimakasih banyak, santri dari Ponpes Sabillurosyad hari ini sudah divaksin. Jadi ini bukan selangkah di depan tapi sebuah lompatan,” ujar Khofifah di halaman Ponpes Sabillurosyadd atau yang biasa disebut Ponpes Gasek Sabtu (7/8).

Saat ini, vaksinasi untuk ponpes memang masih dilakukan pendataan oleh Kementerian Kesehatan. Namun, kasus berbeda yang dialami Ponpes Gasek, dikarenakan mereka sendiri yang berinisiatif mencari kuota vaksinasi untuk para santrinya. Berkat tindakan itu, Ponpes Gasek mendapatkan apresiasi dari Gubernur Jatim.

Khofifah juga berharap percepatan vaksinasi bagi santri pondok pesantren lainnya juga segera terlaksana. Sehingga apa yang dilakukan di Ponpes Gasek ini sebagai contoh kepada masyarakat dan pengasuh ponpes lainnya. ”Bahwa vaksinasi itu halal dan sangat bermanfaat untuk menambah kekebalan tubuh,” terangnya.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Gasek, KH Marzuqi Mustamar mengucapkan terima kasih atas semua dukungan dan bantuan yang diberikan kepada santri. Baik dari Gubernur Jatim, Forkopimda Jatim dan Kota Malang serta tenaga kesehatan (nakes).

“Kami keluarga besar Pondok Pesantren Sabillurosyad mengucapkan terima kasih. Apapun agamanya, sukunya, Rais Aam PBNU sudah menyatakan vaksin halal, MUI juga resmi menyatakan halal. Para masyayikh dan ulama besar seperti dari Lirboyo Kediri juga menyatakan vaksin aman dan halal serta bersedia divaksin. Kepada masyarakat warga Jatim jangan ragu,” tandas Marzuqi yang juga Ketua PW NU Jatim ini.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/