alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

14.211,3 Meter Persegi PSU dari 10 Pengembang Diserahkan ke Pemkot

MALANG KOTA – Total seluas 14.211,3 meter persegi prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari 10 perumahan diserahterimakan dari pengembang perumahan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Ruang Sidang Balaikota Malang, Rabu (7/10). Acara serah terima PSU ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar.

“Sinergi pentahelix harus kita kuatkan ke depan. Pemerintah tidak akan mungkin bisa jalan tanpa ada dukungan dari pebisnis. Kami akan berikan kemudahan sesuai dengan apa yang seharusnya kami lakukan. Bahkan, saya sampaikan sudah menandatangani sekitar 300 perizinan dan nonperizinan ada di DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) benar-benar kita maksimalkan, sehingga kalau perlu izin dan lain sebagainya benar-benar satu pintu,” kata Pak Aji, sapaan akrab Wali Kota Malang.

Sutiaji mengungkapkan, selama 28 tahun terakhir atau sejak tahun 1991 sampai 2019, hanya 17 perumahan yang menyerahan PSU-nya. Namun, sejak terbitnya Peraturan Wali Kota Malang No 64 tahun 2019 direspons baik oleh para pengembang perumahan. Dalam kurun waktu 1,5 tahun sampai bulan Oktober 2020 sudah ada 10 perumahan yang menyerahkan PSU ini. Pemerintah Kota Malang menargetkan sampai bulan Desember 2020 akan ada 57 perumahan diproses penyerahan PSU ini.

Selanjutnya, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang baru pertama kali ini berkunjung ke kantor Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas kegiatan serah terima PSU yang berlangsung secara terbuka.

“Kami menyaksikan apa yang menjadi target pemerintah bersama KPK untuk meningkatkan pendapatan daerah yang bertujuan pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, salah satu fokus KPK sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang 2020, terkait pada pembenahan tata kelola manajemen aset pada pemerintah pusat dan daerah. “Salah satu bentuk pembenahan tersebut pada penertiban fasos dan fasum yang ada di wilayah masing-masing,” tambah Lili.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – Total seluas 14.211,3 meter persegi prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) dari 10 perumahan diserahterimakan dari pengembang perumahan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Ruang Sidang Balaikota Malang, Rabu (7/10). Acara serah terima PSU ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar.

“Sinergi pentahelix harus kita kuatkan ke depan. Pemerintah tidak akan mungkin bisa jalan tanpa ada dukungan dari pebisnis. Kami akan berikan kemudahan sesuai dengan apa yang seharusnya kami lakukan. Bahkan, saya sampaikan sudah menandatangani sekitar 300 perizinan dan nonperizinan ada di DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) benar-benar kita maksimalkan, sehingga kalau perlu izin dan lain sebagainya benar-benar satu pintu,” kata Pak Aji, sapaan akrab Wali Kota Malang.

Sutiaji mengungkapkan, selama 28 tahun terakhir atau sejak tahun 1991 sampai 2019, hanya 17 perumahan yang menyerahan PSU-nya. Namun, sejak terbitnya Peraturan Wali Kota Malang No 64 tahun 2019 direspons baik oleh para pengembang perumahan. Dalam kurun waktu 1,5 tahun sampai bulan Oktober 2020 sudah ada 10 perumahan yang menyerahkan PSU ini. Pemerintah Kota Malang menargetkan sampai bulan Desember 2020 akan ada 57 perumahan diproses penyerahan PSU ini.

Selanjutnya, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar yang baru pertama kali ini berkunjung ke kantor Wali Kota Malang menyampaikan apresiasi atas kegiatan serah terima PSU yang berlangsung secara terbuka.

“Kami menyaksikan apa yang menjadi target pemerintah bersama KPK untuk meningkatkan pendapatan daerah yang bertujuan pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, salah satu fokus KPK sejak tahun 2018 sampai dengan sekarang 2020, terkait pada pembenahan tata kelola manajemen aset pada pemerintah pusat dan daerah. “Salah satu bentuk pembenahan tersebut pada penertiban fasos dan fasum yang ada di wilayah masing-masing,” tambah Lili.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/