alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Pokja Bunda PAUD Kota Malang 2021-2024 Resmi Dikukuhkan

MALANG KOTA – Bunda PAUD Kota Malang Widayati Sutiaji resmi mengukuhkan Pokja Bunda PAUD Kota Malang periode 2021-2024. Pengukuhan itu disaksikan Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, kemarin. Bertempat di aula Mini Block office, pelantikan itu dihadiri Pokja Bunda PAUD dari 5 Kecamatan di Kota Malang. Yakni Klojen, Lowokwaru, Kedungkandang, Blimbing, dan Sukun.

Bunda PAUD Kota Malang Widayati Sutiaji berpesan, agar bunda PAUD yang sudah dilantik harus kerja cepat. Artinya kerja cepat ini dalam hal sistem pelaporan yang harus berbasis IT (informasi dan teknologi). Baik di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga satuan wilayah. Ini agar sistem yang dipakai terintegrasi dan efisien.

Laporan yang saat ini manual, nantinya dibuat tidak manual lagi. Nanti dari Dinas Kominfo akan membuat ‘rumah’ atau dashbordnya. Nanti dari bunda PAUD tingkat kecamatan akan mengisi. Bunda PAUD tingkat kecamatan bekerjanya dengan kelurahan. Kelurahan pastinya kerjanya dengan satuan-satuan wilayah,” jelasnya.

Perempuan yang juga Ketua TP PKK Kota Malang itu juga menekankan agar Pokja Bunda PAUD punya program kerja yang harus disinergikan. Program kerja ini harus punya chemistry dengan Bunda PAUD. Sehingga harus ada kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu. “Kalau Pokja Bunda PAUD ini anggotanya lintas. Jadi (misalnya) bekerjasama dengan dinkes menangani satuan PAUD. Maka bisa saja bekerjasama untuk penanganan Kesehatan di lingkungan keluarga,” tuturnya

Wali Kota Drs Sutiaji menekankan kesehatan bagi anak. Apalagi, di masa pandemi ini, harus ada perhatian khusus pada gizi anak. “Kekhawatiran kami ada pada kendala kemiskinan dan tingkat stunting yang tinggi. Bunda PAUD ini bukan hanya ngajar. Bagaimana lihat anak usia 0 tahun asupan gizinya. Makanya disini ada dinas kesehatan yang berperan bersama Pokja Bunda PAUD,”ungkapnya.

Sutiaji juga mengatakan bahwa Pokja bunda PAUD punya peranan strategis. Sebab, mereka sebagai komponen yang membantu mencetak generasi unggul. Maka Pokja Bunda PAUD harus memiliki keyakinan serta idealisme, punya strategi, dan rukun antar sesama. (rof/dik)

 

Pewarta: Rofia

MALANG KOTA – Bunda PAUD Kota Malang Widayati Sutiaji resmi mengukuhkan Pokja Bunda PAUD Kota Malang periode 2021-2024. Pengukuhan itu disaksikan Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, kemarin. Bertempat di aula Mini Block office, pelantikan itu dihadiri Pokja Bunda PAUD dari 5 Kecamatan di Kota Malang. Yakni Klojen, Lowokwaru, Kedungkandang, Blimbing, dan Sukun.

Bunda PAUD Kota Malang Widayati Sutiaji berpesan, agar bunda PAUD yang sudah dilantik harus kerja cepat. Artinya kerja cepat ini dalam hal sistem pelaporan yang harus berbasis IT (informasi dan teknologi). Baik di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga satuan wilayah. Ini agar sistem yang dipakai terintegrasi dan efisien.

Laporan yang saat ini manual, nantinya dibuat tidak manual lagi. Nanti dari Dinas Kominfo akan membuat ‘rumah’ atau dashbordnya. Nanti dari bunda PAUD tingkat kecamatan akan mengisi. Bunda PAUD tingkat kecamatan bekerjanya dengan kelurahan. Kelurahan pastinya kerjanya dengan satuan-satuan wilayah,” jelasnya.

Perempuan yang juga Ketua TP PKK Kota Malang itu juga menekankan agar Pokja Bunda PAUD punya program kerja yang harus disinergikan. Program kerja ini harus punya chemistry dengan Bunda PAUD. Sehingga harus ada kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu. “Kalau Pokja Bunda PAUD ini anggotanya lintas. Jadi (misalnya) bekerjasama dengan dinkes menangani satuan PAUD. Maka bisa saja bekerjasama untuk penanganan Kesehatan di lingkungan keluarga,” tuturnya

Wali Kota Drs Sutiaji menekankan kesehatan bagi anak. Apalagi, di masa pandemi ini, harus ada perhatian khusus pada gizi anak. “Kekhawatiran kami ada pada kendala kemiskinan dan tingkat stunting yang tinggi. Bunda PAUD ini bukan hanya ngajar. Bagaimana lihat anak usia 0 tahun asupan gizinya. Makanya disini ada dinas kesehatan yang berperan bersama Pokja Bunda PAUD,”ungkapnya.

Sutiaji juga mengatakan bahwa Pokja bunda PAUD punya peranan strategis. Sebab, mereka sebagai komponen yang membantu mencetak generasi unggul. Maka Pokja Bunda PAUD harus memiliki keyakinan serta idealisme, punya strategi, dan rukun antar sesama. (rof/dik)

 

Pewarta: Rofia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/