alexametrics
30.4 C
Malang
Monday, 16 May 2022

Tabrak Tiang, Mahasiswa Asal Papua Meninggal Dunia

MALANG KOTA – Hati-hati bila berkendara di malam hari. Kalau tidak, akan seperti kejadian laka lantas di Jl. Akordion Utara, Kelurahan Tunggul Wulung, Kecamatan Lowokwaru Kamis (7/10) pukul 00.45.

Dalam kejadian ini, korban ialah Aditya Julianto, 23 asal Kabupaten Mimika, Papua yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol N 6356 ABI. “Ini tidak ada lawannya, laka tunggal,” terang Kanit Laka Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi.

Diketahui bahwa mahasiswa tersebut berjalan dari arah selatan menuju ke utara, diduga dengan kecepatan yang cukup tinggi. Saiful mengatakan bahwa korban mengalami oleng setelah terkena gundukan. “Terkena gundukan lalu oleng dan menabrak tiang telpon yang berada di sisi timur lokasi kejadian,” jelas dia. Pengendara motor itupun seketika tewas di lokasi. “Luka di kepalanya, memar dan mengeluarkan darah,” beber Saiful.

Petugas pun tidak menemukan dokumen berupa SIM dan STNK dilokasi. Namun demikian, korban dipastikan tidak berkendara dalam kondisi mabuk. “Normal, tidak ada indikasi korban terpengaruh minuman keras,” kata mantan Kanit Lantas Polsek Blimbing itu. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah langsung dibawa ke Unit Forensik RSSA guna mendapatkan visum.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Hati-hati bila berkendara di malam hari. Kalau tidak, akan seperti kejadian laka lantas di Jl. Akordion Utara, Kelurahan Tunggul Wulung, Kecamatan Lowokwaru Kamis (7/10) pukul 00.45.

Dalam kejadian ini, korban ialah Aditya Julianto, 23 asal Kabupaten Mimika, Papua yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio nopol N 6356 ABI. “Ini tidak ada lawannya, laka tunggal,” terang Kanit Laka Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi.

Diketahui bahwa mahasiswa tersebut berjalan dari arah selatan menuju ke utara, diduga dengan kecepatan yang cukup tinggi. Saiful mengatakan bahwa korban mengalami oleng setelah terkena gundukan. “Terkena gundukan lalu oleng dan menabrak tiang telpon yang berada di sisi timur lokasi kejadian,” jelas dia. Pengendara motor itupun seketika tewas di lokasi. “Luka di kepalanya, memar dan mengeluarkan darah,” beber Saiful.

Petugas pun tidak menemukan dokumen berupa SIM dan STNK dilokasi. Namun demikian, korban dipastikan tidak berkendara dalam kondisi mabuk. “Normal, tidak ada indikasi korban terpengaruh minuman keras,” kata mantan Kanit Lantas Polsek Blimbing itu. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah langsung dibawa ke Unit Forensik RSSA guna mendapatkan visum.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/