alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Kelurahan Polehan Kota Malang Pasang Kuda-kuda Sambut PPKM Mikro

MALANG KOTA – Instruksi Menteri Dalam Negeri RI memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro mendapat sorotan dari beberapa kelurahan di Kota Malang. Salah satunya Kelurahan Polehan yang sudah bersiap jika PPKM berbasis mikro diterapkan pada tanggal 9-22 Februari 2021.

Lurah Polehan M Ali Nuryadi mengatakan, perpanjangan PPKM berbasis mikro tak akan membuat pihaknya khawatir. Hal itu karena instruksi yang dikeluarkan oleh Mendagri tidak jauh beda dengan penerapan Kampung Tangguh Semeru.

”Tidak ada persiapan khusus, kami sejak awal pandemi sudah bekerja sama dengan puskesmas dan warga Polehan untuk mencegah penularan Covid-19,” ujarnya saat ditemui Senin (8/2).

Ali hanya menunggu kebijakan Wali Kota Malang mengenai teknis PPKM berbasis mikro. Jika memang diperpanjang, dia telah menyiapkan beberapa hal yang sudah dibentuk pada awal pandemi menyerang.

”Kami dari kelurahan menunggu saja apa kata Pak Wali tetapi jika tidak diperpanjang pun kami tetap melaksanakan program Kampung Tangguh Semeru,” pungkasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

MALANG KOTA – Instruksi Menteri Dalam Negeri RI memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro mendapat sorotan dari beberapa kelurahan di Kota Malang. Salah satunya Kelurahan Polehan yang sudah bersiap jika PPKM berbasis mikro diterapkan pada tanggal 9-22 Februari 2021.

Lurah Polehan M Ali Nuryadi mengatakan, perpanjangan PPKM berbasis mikro tak akan membuat pihaknya khawatir. Hal itu karena instruksi yang dikeluarkan oleh Mendagri tidak jauh beda dengan penerapan Kampung Tangguh Semeru.

”Tidak ada persiapan khusus, kami sejak awal pandemi sudah bekerja sama dengan puskesmas dan warga Polehan untuk mencegah penularan Covid-19,” ujarnya saat ditemui Senin (8/2).

Ali hanya menunggu kebijakan Wali Kota Malang mengenai teknis PPKM berbasis mikro. Jika memang diperpanjang, dia telah menyiapkan beberapa hal yang sudah dibentuk pada awal pandemi menyerang.

”Kami dari kelurahan menunggu saja apa kata Pak Wali tetapi jika tidak diperpanjang pun kami tetap melaksanakan program Kampung Tangguh Semeru,” pungkasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/