alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Penampakan Rumah Duka Rektor ITN Malang yang Meninggal Dunia

MALANG KOTA – Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Rektor Prof Dr Ir Kustamar MT pada Senin (8/2) dini hari meninggal dunia di usia ke-57. Di rumah duka, telah tampak beberapa jajaran pejabat rektorat ITN dan mahasiswa yang melayat silih berganti. Tampak diantara para pelayat, Wali Kota Malang, Sutiaji.

Tak hanya jajaran rektorat ITN yang datang, tetapi beberapa perwakilan kampus lain pun juga datang. Selain itu beberapa karyawan PDAM pun juga nampak di depan halaman rumahnya.

“Seluruh civitas akademika ITN sangat terkejut dan kehilangan beliau. Beliau adalah sosok yang sabar, dan merupakan sosok bapak bagi kami,” terang Wakil Rektor I ITN Malang, Dr Ir Yudi Limpraptono MT.

Yudi mengungkapkan, Prof Kustamar meninggal karena sakit. namun ia belum mengetahui secara pasti penyakit yang diderita rektor kelahiran Blitar 1 Februari 1964 ini.

“Sepertinya beliau juga baru saja keluar dari RS. Tapi sebenarnya sudah sejak November lalu beliau menderita sakit,” ujarnya.

Pada Desember 2020 lalu, Prof Kustamar baru saja dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu teknik sumber daya air.

Prof Kustamar terakhir kali menghadiri ketika webinar perayaan ulang tahun ITN Malang, pda 13 Januari lalu. Sedangkan untuk kegiatan kampus yang langsung dihadiri profesor lulusan Universitas Gajah Mada itu terakhir kali pada November.

Setelah disalatkan di rumah duka yang berada di Jalan Simpang Sulfat Utara. Jenazah akan disemayamkan di TPU dekat kediamannya. Yaitu TPU Ammassur Jambangan, Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Rektor Prof Dr Ir Kustamar MT pada Senin (8/2) dini hari meninggal dunia di usia ke-57. Di rumah duka, telah tampak beberapa jajaran pejabat rektorat ITN dan mahasiswa yang melayat silih berganti. Tampak diantara para pelayat, Wali Kota Malang, Sutiaji.

Tak hanya jajaran rektorat ITN yang datang, tetapi beberapa perwakilan kampus lain pun juga datang. Selain itu beberapa karyawan PDAM pun juga nampak di depan halaman rumahnya.

“Seluruh civitas akademika ITN sangat terkejut dan kehilangan beliau. Beliau adalah sosok yang sabar, dan merupakan sosok bapak bagi kami,” terang Wakil Rektor I ITN Malang, Dr Ir Yudi Limpraptono MT.

Yudi mengungkapkan, Prof Kustamar meninggal karena sakit. namun ia belum mengetahui secara pasti penyakit yang diderita rektor kelahiran Blitar 1 Februari 1964 ini.

“Sepertinya beliau juga baru saja keluar dari RS. Tapi sebenarnya sudah sejak November lalu beliau menderita sakit,” ujarnya.

Pada Desember 2020 lalu, Prof Kustamar baru saja dikukuhkan menjadi guru besar dalam bidang ilmu teknik sumber daya air.

Prof Kustamar terakhir kali menghadiri ketika webinar perayaan ulang tahun ITN Malang, pda 13 Januari lalu. Sedangkan untuk kegiatan kampus yang langsung dihadiri profesor lulusan Universitas Gajah Mada itu terakhir kali pada November.

Setelah disalatkan di rumah duka yang berada di Jalan Simpang Sulfat Utara. Jenazah akan disemayamkan di TPU dekat kediamannya. Yaitu TPU Ammassur Jambangan, Pandanwangi, Blimbing, Kota Malang.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/