alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Sabar Ya, Jadwal Haji dan Umrah Belum Ada Kejelasan

MALANG KOTA-Para calon jamaah haji (CJH) dan umrah harus lebih bersabar. Meski Pemerintah Arab Saudi resmi mencabut aturan wajib swab PCR dan karantina bagi jamaah haji dan umrah, per kemarin (7/3), bukan berarti calon jamaah asal Kota Malang bisa cepat berangkat.

Sebab, hingga kemarin sore, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang belum menerima informasi lebih lanjut dari Kemenag pusat. Artinya, setidaknya 962 calon jamaah haji (CJH) di Kota Malang belum bisa berangkat dalam waktu dekat. ”Informasi yang beredar masih 17 negara di Benua Afrika, kami masih menunggu kepastian dulu dari (Kemenag) pusat,” kata Kasie Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Malang H. Amsiyono Qowiyyu Aziz kemarin.

Untuk itu, dia mengimbau kepada CJH dan calon jamaah umrah di Kota Malang bisa bersabar terlebih dahulu. Jika sudah ada surat edaran resmi, maka secara perlahan calon jamaah bisa berangkat. Amsiyono juga memastikan jika CJH yang bisa berangkat ke depan diprioritaskan CJH tahun 2020 lalu. ”962 CJH belum berangkat sama sekali, maka harus didahulukan,” tegasnya.

Hal yang sama juga dialami oleh biro travel umrah Tombo Ati Tour. Mereka hanya mendapat informasi dari media massa yang beredar dan lebih menunggu instruksi dari Kemenag RI. “Insya Allah kalau memang bisa berangkat bakal kami berangkatkan,” kata owner Tombo Ati Tour Imam Syafii.

Imam juga telah mengimbau para jamaah umrah Tombo Ati Tour yang berjumlah 300 orang untuk bersabar. Dia meminta kesabaran tersebut demi menjaga kesehatan jamaah lebih diutamakan. Khususnya lagi bagi jamaah yang masuk kategori lanjut usia (lansia) untuk lebih berhati-hati.

Dibukanya ibadah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi tentu menjadi kabar baik untuk Imam dan para jamaah. Sebab beberapa jamaah juga telah melunasi pembayaran 100 persen sejak 2020 lalu. Agar tak terjadi kerancuan saat pemberangkatan, Imam bakal memprioritaskan jamaah yang telah mengantre lebih dahulu. “Masalah teknis pemberangkatan hingga pemulangan juga kami tunggu,” tandas Imam. (adn/abm)

MALANG KOTA-Para calon jamaah haji (CJH) dan umrah harus lebih bersabar. Meski Pemerintah Arab Saudi resmi mencabut aturan wajib swab PCR dan karantina bagi jamaah haji dan umrah, per kemarin (7/3), bukan berarti calon jamaah asal Kota Malang bisa cepat berangkat.

Sebab, hingga kemarin sore, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang belum menerima informasi lebih lanjut dari Kemenag pusat. Artinya, setidaknya 962 calon jamaah haji (CJH) di Kota Malang belum bisa berangkat dalam waktu dekat. ”Informasi yang beredar masih 17 negara di Benua Afrika, kami masih menunggu kepastian dulu dari (Kemenag) pusat,” kata Kasie Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Malang H. Amsiyono Qowiyyu Aziz kemarin.

Untuk itu, dia mengimbau kepada CJH dan calon jamaah umrah di Kota Malang bisa bersabar terlebih dahulu. Jika sudah ada surat edaran resmi, maka secara perlahan calon jamaah bisa berangkat. Amsiyono juga memastikan jika CJH yang bisa berangkat ke depan diprioritaskan CJH tahun 2020 lalu. ”962 CJH belum berangkat sama sekali, maka harus didahulukan,” tegasnya.

Hal yang sama juga dialami oleh biro travel umrah Tombo Ati Tour. Mereka hanya mendapat informasi dari media massa yang beredar dan lebih menunggu instruksi dari Kemenag RI. “Insya Allah kalau memang bisa berangkat bakal kami berangkatkan,” kata owner Tombo Ati Tour Imam Syafii.

Imam juga telah mengimbau para jamaah umrah Tombo Ati Tour yang berjumlah 300 orang untuk bersabar. Dia meminta kesabaran tersebut demi menjaga kesehatan jamaah lebih diutamakan. Khususnya lagi bagi jamaah yang masuk kategori lanjut usia (lansia) untuk lebih berhati-hati.

Dibukanya ibadah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi tentu menjadi kabar baik untuk Imam dan para jamaah. Sebab beberapa jamaah juga telah melunasi pembayaran 100 persen sejak 2020 lalu. Agar tak terjadi kerancuan saat pemberangkatan, Imam bakal memprioritaskan jamaah yang telah mengantre lebih dahulu. “Masalah teknis pemberangkatan hingga pemulangan juga kami tunggu,” tandas Imam. (adn/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/