alexametrics
22.8 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Rekomendasi Jalur Alternatif Hindari Demo Massa Tolak Omnibus Law

MALANG – Aksi turun jalan menolak pengesahan UU Cipta Kerja terjadi di KOta Malang hari ini (8/10). Aliansi mahasiswa di Kota Malang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang bersama kaum buruh. Massa terlihat berkumpul di sejumlah titik sebelum bergerak bersama menuju Balai Kota Malang dan Gedung DPRD.

Agar tak terjebak aksi demo, ada baiknya pengguna jalan menghindari titik kumpul para peserta aksi. Salah satu titik kumpul ada di Stadion Gajayana, taman Kunang-kunang Jalan Semarang, Lapangan Rampal dan Taman Krida Budaya.

Untuk menghindari area sekitaran Stadion Gajayana, Pengguna jalan bisa melewati jalan Ijen, jalan Kawi Atas, jalan Raya Langsep untuk kalian yang ingin menuju ke arah Sukun.

Bagi para masyarakat yang memulai hari disekitaran area stasiun Kota Malang hendaklah sedikit memutar. Karena sudah dipastikan, akan banyak kerumunan yang terjadi di sekitaran Balai Kota Malang hingga Jl. Trunojoyo. Bagi pengguna jalan yang hendak menuju Surabaya, bisa langsung melalui jalan Panglima Sudirman, jalan Urip Sumoharjo, jalan Ronggo Lawe.

Kemudian hindari juga jalur dalam kota, sudah dipastikan pula siang ini para relawan aksi sudah menutup jalan dalam kota yang menuju Balai Kota Malang.

Sementara itu, ribuan massa dari berbagai perguruan tinggi di kota malang dan buruh mulai menguasai daerah kayutangan. Mereka melakukan orasi penolakan omnibuslaw sambil menunggu massa aksi lain.

“Teman-teman, saat ini kuliah di jalan. Supaya omnibuslaw dicabut,” teriak perwakilan massa aksi. Tak hanya itu, mereka juga membawa berbagai poster sindiran untuk wakil rakyat di senayan. Seperti ‘gaji dibayar per jam lukiran open BO’, butuh badut lucu? Hubungi DPRD.

“Semua tulisan ini sebagai simbul kekecewaan atas kinerja dpr ri,” terang Rizky amalia, salah satu massa aksi. Menurutnya, aksi ini akan terus digelar sebelum mendapatkan hasil. Yaitu sampai pencabutan UU Omnibus law. “Pokoknya sampai berhasil,” terang mahasiswi UMM ini.

Penulis : M. Ubaidillah, Imam N

MALANG – Aksi turun jalan menolak pengesahan UU Cipta Kerja terjadi di KOta Malang hari ini (8/10). Aliansi mahasiswa di Kota Malang menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kota Malang bersama kaum buruh. Massa terlihat berkumpul di sejumlah titik sebelum bergerak bersama menuju Balai Kota Malang dan Gedung DPRD.

Agar tak terjebak aksi demo, ada baiknya pengguna jalan menghindari titik kumpul para peserta aksi. Salah satu titik kumpul ada di Stadion Gajayana, taman Kunang-kunang Jalan Semarang, Lapangan Rampal dan Taman Krida Budaya.

Untuk menghindari area sekitaran Stadion Gajayana, Pengguna jalan bisa melewati jalan Ijen, jalan Kawi Atas, jalan Raya Langsep untuk kalian yang ingin menuju ke arah Sukun.

Bagi para masyarakat yang memulai hari disekitaran area stasiun Kota Malang hendaklah sedikit memutar. Karena sudah dipastikan, akan banyak kerumunan yang terjadi di sekitaran Balai Kota Malang hingga Jl. Trunojoyo. Bagi pengguna jalan yang hendak menuju Surabaya, bisa langsung melalui jalan Panglima Sudirman, jalan Urip Sumoharjo, jalan Ronggo Lawe.

Kemudian hindari juga jalur dalam kota, sudah dipastikan pula siang ini para relawan aksi sudah menutup jalan dalam kota yang menuju Balai Kota Malang.

Sementara itu, ribuan massa dari berbagai perguruan tinggi di kota malang dan buruh mulai menguasai daerah kayutangan. Mereka melakukan orasi penolakan omnibuslaw sambil menunggu massa aksi lain.

“Teman-teman, saat ini kuliah di jalan. Supaya omnibuslaw dicabut,” teriak perwakilan massa aksi. Tak hanya itu, mereka juga membawa berbagai poster sindiran untuk wakil rakyat di senayan. Seperti ‘gaji dibayar per jam lukiran open BO’, butuh badut lucu? Hubungi DPRD.

“Semua tulisan ini sebagai simbul kekecewaan atas kinerja dpr ri,” terang Rizky amalia, salah satu massa aksi. Menurutnya, aksi ini akan terus digelar sebelum mendapatkan hasil. Yaitu sampai pencabutan UU Omnibus law. “Pokoknya sampai berhasil,” terang mahasiswi UMM ini.

Penulis : M. Ubaidillah, Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/