alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Jadi Cluster Covid-19, Yayasan Bakti Luhur Disemprot Disinfektan

MALANG KOTA – Setelah 170 dari 500 orang penghuni fasilitas Yayasan Bakti Luhur dinyatakan terinfeksi Covid-19. Kini yayasan yang terletak di Jalan Terusan Dieng No 40, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu kini telah dilakukan penyemprotan disinfektan.

Selama proses penyemprotan, para penghuni yayasan tersebut, termasuk para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), menunggu di depan asrama mereka, Selasa (9/3) pagi tadi. “Ada 15 orang yang melakukan penyemprotan di seluruh yayasan. Penghuni kami minta untuk keluar sebentar,” jelas Koordinator Lapangan BPBD Kota Malang, Cornelia Selvyana Ayoe.

Ia mengatakan, kegiatan penyemprotan ini akan dilakukan tiap dua hari sekali. ” Untuk berapa lamanya, kami masih belum tahu sampai kapan. Kami masih menunggu perintah dari kepala pelaksana,” tukas dia.

Karena penanganan untuk para penghuni Yayasan Bhakti Luhur tersebut berbeda karena kebanyakan berkebutuhan khusus. Maka, pelaksanaan isolasi mandiri mereka pun berbeda. Sehingga tidak semuanya dipindahkan ke Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard.

“Ini memerlukan keahlian tersendiri dan di sini sudah ada pengasuhnya. Pengasuh yang ada di sini lebih mengerti kondisi mereka, namun tetap harus menerapkan protokol Covid-19,” ujar Walikota Malang, Sutiaji.

Menurut Sutiaji, protokol penanganan Covid-19 yang diterapkan oleh Yayasan Bhakti Luhur, telah memenuhi ketentuan untuk pelaksanaan isolasi mandiri.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Setelah 170 dari 500 orang penghuni fasilitas Yayasan Bakti Luhur dinyatakan terinfeksi Covid-19. Kini yayasan yang terletak di Jalan Terusan Dieng No 40, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu kini telah dilakukan penyemprotan disinfektan.

Selama proses penyemprotan, para penghuni yayasan tersebut, termasuk para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), menunggu di depan asrama mereka, Selasa (9/3) pagi tadi. “Ada 15 orang yang melakukan penyemprotan di seluruh yayasan. Penghuni kami minta untuk keluar sebentar,” jelas Koordinator Lapangan BPBD Kota Malang, Cornelia Selvyana Ayoe.

Ia mengatakan, kegiatan penyemprotan ini akan dilakukan tiap dua hari sekali. ” Untuk berapa lamanya, kami masih belum tahu sampai kapan. Kami masih menunggu perintah dari kepala pelaksana,” tukas dia.

Karena penanganan untuk para penghuni Yayasan Bhakti Luhur tersebut berbeda karena kebanyakan berkebutuhan khusus. Maka, pelaksanaan isolasi mandiri mereka pun berbeda. Sehingga tidak semuanya dipindahkan ke Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard.

“Ini memerlukan keahlian tersendiri dan di sini sudah ada pengasuhnya. Pengasuh yang ada di sini lebih mengerti kondisi mereka, namun tetap harus menerapkan protokol Covid-19,” ujar Walikota Malang, Sutiaji.

Menurut Sutiaji, protokol penanganan Covid-19 yang diterapkan oleh Yayasan Bhakti Luhur, telah memenuhi ketentuan untuk pelaksanaan isolasi mandiri.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/