alexametrics
21.3 C
Malang
Tuesday, 27 September 2022

UM Beri Pelatihan Inokulasi dan Budidaya Jamur di Dusun Talun

MALANG KOTA – Untuk mewujudkan Desa Sejuta Jamur, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan di Dusun Talun, Desa Kesamben, Kabupaten Malang, Sabtu (6/8). Pelatihan yang menyasar puluhan warga Dusun Talun itu dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Tim PKM UM ini dilakukan oleh beberapa dosen Departemen Biologi FMIPA UM. Di antaranya, Ajeng Daniarsih SSi MSi, Agung Witjoro SPd MKes, Muhammad Andry Prio Utomo SSi MSi dan Farid Akhsani SSi MSi. Serta beberapa mahasiswa yang terlibat, Elysa Firdiani, Farah Faradisa, Cahyaning Lestari, Ayu Dayang Lestari dan Rahmawati Istiqomah.

Ketua tim PKM UM Ajeng Daniarsih SSi MSi yang akrab disapa Dani menyampaikan melalui PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kondisi perekonomian yang ada di Dusun Talun. Diketahui sebagian masyarakat Dusun Talun mayoritas belum memiliki pekerjaan yang tetap atau bekerja serabutan. “Seperti mencari kayu untuk dijual, mencari rumput untuk dijual kepada peternak sapi, atau bekerja sebagai kuli serabutan,” katanya.

Selain pelatihan, Dani menyebut bahwa hadirnya tim ke Dusun Talun juga sebagai sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan UM di lingkungan masyarakat. Tujuannya agar banyak anak warga Dusun Talun yang dapat melanjutkan Pendidikan di bangku kuliah. “Agar dapat menjadi generasi penerus yang dapat membangun Dusun menjadi lebih maju dan sejahtera”ujarnya.

“Awalnya saya kira melakukan inokulasi jamur itu sulit, ternyata kalau sudah dikasih tahu caranya, mudah dan seru” terang Satimun, salah satu warga Dusun Talun dan juga staf desa tersebut. Dan Agus selaku Sekdes Kesamben pun sangat senang dan mendukung kegiatan tersebut. (bin)

MALANG KOTA – Untuk mewujudkan Desa Sejuta Jamur, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan di Dusun Talun, Desa Kesamben, Kabupaten Malang, Sabtu (6/8). Pelatihan yang menyasar puluhan warga Dusun Talun itu dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Tim PKM UM ini dilakukan oleh beberapa dosen Departemen Biologi FMIPA UM. Di antaranya, Ajeng Daniarsih SSi MSi, Agung Witjoro SPd MKes, Muhammad Andry Prio Utomo SSi MSi dan Farid Akhsani SSi MSi. Serta beberapa mahasiswa yang terlibat, Elysa Firdiani, Farah Faradisa, Cahyaning Lestari, Ayu Dayang Lestari dan Rahmawati Istiqomah.

Ketua tim PKM UM Ajeng Daniarsih SSi MSi yang akrab disapa Dani menyampaikan melalui PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kondisi perekonomian yang ada di Dusun Talun. Diketahui sebagian masyarakat Dusun Talun mayoritas belum memiliki pekerjaan yang tetap atau bekerja serabutan. “Seperti mencari kayu untuk dijual, mencari rumput untuk dijual kepada peternak sapi, atau bekerja sebagai kuli serabutan,” katanya.

Selain pelatihan, Dani menyebut bahwa hadirnya tim ke Dusun Talun juga sebagai sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan UM di lingkungan masyarakat. Tujuannya agar banyak anak warga Dusun Talun yang dapat melanjutkan Pendidikan di bangku kuliah. “Agar dapat menjadi generasi penerus yang dapat membangun Dusun menjadi lebih maju dan sejahtera”ujarnya.

“Awalnya saya kira melakukan inokulasi jamur itu sulit, ternyata kalau sudah dikasih tahu caranya, mudah dan seru” terang Satimun, salah satu warga Dusun Talun dan juga staf desa tersebut. Dan Agus selaku Sekdes Kesamben pun sangat senang dan mendukung kegiatan tersebut. (bin)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/