alexametrics
21.8 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Tersinggung Diumpat saat Main Game Online, Nekat Habisi Teman Kerja

MALANG KOTA – Hanya gara-gara tersinggung diumpat kala bermain game online, MI, 18, nekat membunuh RD, 22, rekan kerjanya di bengkel AC dan servis mobil di Jalan Letjen S. Parman, Kota Malang, Kamis lalu (3/9).

MI dalam pengakuannya kepada polisi, merasa dendam karena sering diejek sehingga tega menghilangkan nyawa teman sekamarnya di dalam bengkel. Bahkan, dua cleaning service itu ternyata juga merupakan teman sekampung di daerah Jabung, Kabupaten Malang.

Pelaku ditangkap saat bersembunyi tak jauh dari rumahnya di kawasan Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

“Mereka suka bermain game online. Sering juga mereka gojlok-gojlokan, saling mengumpat, saling mencela (saat bermain game),” tukas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Rabu (9/9).

Karena suatu hal, tersangka tersinggung dicela korban kala bermain game. Pemuda tersebut tentu memendam kemarahan dan sakit hati. ”Dia merencanakan melakukan pembunuhan itu. Sehingga di hari Kamis, waktu mereka saling diam-diaman, pelaku mengambil palu besi milik bengkel dan dipukulkan dua kali ke kepala korban, lalu ke bahu kanan dan ke dada,” tambah Leo.

Aksi sadis pelaku ini dilakukan dengan sadar. Pelaku bahkan sempat memukul dada korban untuk memastikan apakah korban sudah tewas atau belum.
Usai membunuh rekan kerjanya dengan sadis, pelaku langsung pulang ke rumah orang tuanya. ”Naik mikrolet, dia menuju ke sawah dan bersembunyi di sana,” ujar Leo.

Setelah 36 jam sejak olah TKP dan penyelidikan, tersangka berhasil ditangkap. Dari penuturan tersangka, dia sakit hati kepada korban karena sering dihina dan diolok. Kata-kata olokan khas Jawa Timuran sering diarahkan ke MI.

”Tersangka menghilangkan nyawa orang lain. Menyalahi Pasal 338 KUHP dan dijerat dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tandasnya.

Pewarta: Sandra Desi C

MALANG KOTA – Hanya gara-gara tersinggung diumpat kala bermain game online, MI, 18, nekat membunuh RD, 22, rekan kerjanya di bengkel AC dan servis mobil di Jalan Letjen S. Parman, Kota Malang, Kamis lalu (3/9).

MI dalam pengakuannya kepada polisi, merasa dendam karena sering diejek sehingga tega menghilangkan nyawa teman sekamarnya di dalam bengkel. Bahkan, dua cleaning service itu ternyata juga merupakan teman sekampung di daerah Jabung, Kabupaten Malang.

Pelaku ditangkap saat bersembunyi tak jauh dari rumahnya di kawasan Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

“Mereka suka bermain game online. Sering juga mereka gojlok-gojlokan, saling mengumpat, saling mencela (saat bermain game),” tukas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Rabu (9/9).

Karena suatu hal, tersangka tersinggung dicela korban kala bermain game. Pemuda tersebut tentu memendam kemarahan dan sakit hati. ”Dia merencanakan melakukan pembunuhan itu. Sehingga di hari Kamis, waktu mereka saling diam-diaman, pelaku mengambil palu besi milik bengkel dan dipukulkan dua kali ke kepala korban, lalu ke bahu kanan dan ke dada,” tambah Leo.

Aksi sadis pelaku ini dilakukan dengan sadar. Pelaku bahkan sempat memukul dada korban untuk memastikan apakah korban sudah tewas atau belum.
Usai membunuh rekan kerjanya dengan sadis, pelaku langsung pulang ke rumah orang tuanya. ”Naik mikrolet, dia menuju ke sawah dan bersembunyi di sana,” ujar Leo.

Setelah 36 jam sejak olah TKP dan penyelidikan, tersangka berhasil ditangkap. Dari penuturan tersangka, dia sakit hati kepada korban karena sering dihina dan diolok. Kata-kata olokan khas Jawa Timuran sering diarahkan ke MI.

”Tersangka menghilangkan nyawa orang lain. Menyalahi Pasal 338 KUHP dan dijerat dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tandasnya.

Pewarta: Sandra Desi C

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/