alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Kadispangtan Kota Malang Dorong ASN Seriusi E-Commerce

MALANG KOTA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Ade Herawanto ajak seluruh jajarannya untuk berpikir inovatif di bidang pertanian. Termasuk salah satunya adalah menyeriusi e-Commerce untuk pemasaran produk pangan dan pertanian.

“Perlu selalu berinovasi untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Tentunya semua harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Rabu (10/2).

Pria yang kerap disapa Sam Ade itu juga menekankan, inovasi sangat diperlukan. Misalnya inovasi di bidang pertanian pra panen dan pasca panen.

Inovasi yang dipakai diantaranya adalah pengembangan IT di bidang teknologi handling produk pasca panen sampai dengan pemasaran yaitu digital marketing dan memfasilitasi di bidang trading pertanian.

Sebab Kota Malang masih sebagai penyangga hinterland Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Termasuk memaksimalkan sektor e-Commerce yang punya nilai lebih dan tetap menguntungkan para petani, serta para stakeholder pangan dan pertanian seperti importir dan eksportir,” ujarnya.

Ade juga mengingatkan kepada jajarannya untuk memperhatikan packaging produk sebelum dipasarkan. Ia berujar bahwa salah satu fungsi dinasnya untuk komunikasi dan fasilitasi para pelaku bidang agraria yang terkait.

“Semua harus baik dari hulu ke hilir kami gandeng produsen pangan, pelaku hortikultura dan pertanian, dan para pakar di bidangnya untuk mengembangkan semua potensi,” tuturnya.

Tak lupa juga Sam Ade juga mengajak kepada semua jajarannya untuk memberikan ide segar dan brillian dalam lomba inovasi internal Dispangtan.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Ade Herawanto ajak seluruh jajarannya untuk berpikir inovatif di bidang pertanian. Termasuk salah satunya adalah menyeriusi e-Commerce untuk pemasaran produk pangan dan pertanian.

“Perlu selalu berinovasi untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Tentunya semua harus sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Rabu (10/2).

Pria yang kerap disapa Sam Ade itu juga menekankan, inovasi sangat diperlukan. Misalnya inovasi di bidang pertanian pra panen dan pasca panen.

Inovasi yang dipakai diantaranya adalah pengembangan IT di bidang teknologi handling produk pasca panen sampai dengan pemasaran yaitu digital marketing dan memfasilitasi di bidang trading pertanian.

Sebab Kota Malang masih sebagai penyangga hinterland Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Termasuk memaksimalkan sektor e-Commerce yang punya nilai lebih dan tetap menguntungkan para petani, serta para stakeholder pangan dan pertanian seperti importir dan eksportir,” ujarnya.

Ade juga mengingatkan kepada jajarannya untuk memperhatikan packaging produk sebelum dipasarkan. Ia berujar bahwa salah satu fungsi dinasnya untuk komunikasi dan fasilitasi para pelaku bidang agraria yang terkait.

“Semua harus baik dari hulu ke hilir kami gandeng produsen pangan, pelaku hortikultura dan pertanian, dan para pakar di bidangnya untuk mengembangkan semua potensi,” tuturnya.

Tak lupa juga Sam Ade juga mengajak kepada semua jajarannya untuk memberikan ide segar dan brillian dalam lomba inovasi internal Dispangtan.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/