alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Penghuni Bhakti Luhur Sisakan 6 Orang di RS Lapangan

MALANG KOTA – Sebanyak 63 penghuni Yayasan Bhakti Luhur menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Lapangan Idjen Boulevard sejak dinyatakan positif pekan lalu. Setelah menjalani perawatan intensif, sebanyak 48 orang telah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, per Rabu (10/3) penghuni yang masih dirawat di RS Lapangan menyisakan enam orang. Sisanya, sudah dinyatakan membaik dan dibawa pulang ke Bhakti Luhur.

”Jadi mereka risikonya sudah berkurang serta keluhannya juga sudah berkurang”, ungkapnya.

Mantan Direktur RSUD Kota Malang itu menambahkan, para penghuni yang pulang dipisahkan dengan para penghuni isolasi mandiri. Untuk penghuni isolasi mandiri, mereka tetap menjalani perawatan dan pengawasan intensif. Pengawasan dari Dinkes Kota Malang, dokter yang bertanggung jawab, serta pengurus yayasan terlibat selama sepekan terakhir.

Tak cukup itu, dr Husnul dan pihaknya juga melakukan test swab antigen lagi pada hari ini kepada penghuni yang mengikuti isolasi mandiri. Menurutnya, test tersebut sebagai bahan evaluasi secara bertahap.

”Tentunya, penghuni yang masih positif tetap menjalani isolasi dengan pengawasan,” tandasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

MALANG KOTA – Sebanyak 63 penghuni Yayasan Bhakti Luhur menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Lapangan Idjen Boulevard sejak dinyatakan positif pekan lalu. Setelah menjalani perawatan intensif, sebanyak 48 orang telah dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, per Rabu (10/3) penghuni yang masih dirawat di RS Lapangan menyisakan enam orang. Sisanya, sudah dinyatakan membaik dan dibawa pulang ke Bhakti Luhur.

”Jadi mereka risikonya sudah berkurang serta keluhannya juga sudah berkurang”, ungkapnya.

Mantan Direktur RSUD Kota Malang itu menambahkan, para penghuni yang pulang dipisahkan dengan para penghuni isolasi mandiri. Untuk penghuni isolasi mandiri, mereka tetap menjalani perawatan dan pengawasan intensif. Pengawasan dari Dinkes Kota Malang, dokter yang bertanggung jawab, serta pengurus yayasan terlibat selama sepekan terakhir.

Tak cukup itu, dr Husnul dan pihaknya juga melakukan test swab antigen lagi pada hari ini kepada penghuni yang mengikuti isolasi mandiri. Menurutnya, test tersebut sebagai bahan evaluasi secara bertahap.

”Tentunya, penghuni yang masih positif tetap menjalani isolasi dengan pengawasan,” tandasnya.

Pewarta: Aditya Novrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/