alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Bikin Mercon di Musala, 1 Warga Wonokoyo Tewas 3 Luka Berat

MALANG KOTA – Warga RT 6 RW 2 Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang dibuat geger akibat bunyi ledakan pada Jumat malam (9/7). Satu orang warga dinyatakan tewas di lokasi akibat peristiwa tersebut.

Ledakan itu disebabkan karena aktifitas pembuatan petasan yang dilakukan oleh empat orang di dalam musala tersebut pada pukul 22.45 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, keempat orang yang menjadi korban bernama Irfan, Agus, Bisri dan Fikri. Seluruhnya merupakan warga setempat.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian tersebut. Namun diduga kuat, peristiwa nahas tersebut disebabkan karena human error. Bahan baku petasan tetiba saja meledak dan melukai keempat orang tersebut.

Satu orang, yakni Fikri meninggal dunia dilokasi, sementara yang lain mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke rumah sakit Refa Husada, RSSA dan Panti Nirmala. Saat wartawan online tiba di lokasi kejadian pada Sabtu siang (10/9), garis polisi sudah melintang disekelilingnya. Tampak juga kerusakan pada lantai teras mushola. Selain itu, seluruh kaca musala pecah akibat ledakan itu.

“Saya semalam sedang ke rumah ibu saya di Tlogowaru, memang terdengar keras,” kata wanita enggan disebut namanya itu. Wanita yang tinggal di sebelah barat musala itu menyebut, sebelumnya tidak ada aktivitas mencurigakan di sana. “Cuma dipakai untuk sholat saja, Maghrib atau Isya biasanya ramai,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi membenarkan adanya kejadian itu. Sayangnya, dia tidak bisa membeberkan penyebab dari kejadian itu. “Ditangani Polresta,” ujarnya singkat.

 

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Warga RT 6 RW 2 Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang dibuat geger akibat bunyi ledakan pada Jumat malam (9/7). Satu orang warga dinyatakan tewas di lokasi akibat peristiwa tersebut.

Ledakan itu disebabkan karena aktifitas pembuatan petasan yang dilakukan oleh empat orang di dalam musala tersebut pada pukul 22.45 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, keempat orang yang menjadi korban bernama Irfan, Agus, Bisri dan Fikri. Seluruhnya merupakan warga setempat.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian tersebut. Namun diduga kuat, peristiwa nahas tersebut disebabkan karena human error. Bahan baku petasan tetiba saja meledak dan melukai keempat orang tersebut.

Satu orang, yakni Fikri meninggal dunia dilokasi, sementara yang lain mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke rumah sakit Refa Husada, RSSA dan Panti Nirmala. Saat wartawan online tiba di lokasi kejadian pada Sabtu siang (10/9), garis polisi sudah melintang disekelilingnya. Tampak juga kerusakan pada lantai teras mushola. Selain itu, seluruh kaca musala pecah akibat ledakan itu.

“Saya semalam sedang ke rumah ibu saya di Tlogowaru, memang terdengar keras,” kata wanita enggan disebut namanya itu. Wanita yang tinggal di sebelah barat musala itu menyebut, sebelumnya tidak ada aktivitas mencurigakan di sana. “Cuma dipakai untuk sholat saja, Maghrib atau Isya biasanya ramai,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi membenarkan adanya kejadian itu. Sayangnya, dia tidak bisa membeberkan penyebab dari kejadian itu. “Ditangani Polresta,” ujarnya singkat.

 

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/