alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Alhamdulillah, RS di Kota Malang Turunkan Tarif Tes Swab PCR

MALANG KOTA – Pemerintah beberapa waktu lalu telah menetapkan batasan tarif dari swab tes real time polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Yakni tidak melebihi Rp 900 ribu. Ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/I/3713/2020 yang disahkan pada 5 Oktober lalu. Batas tarif tersebut berlaku untuk swabtes bagi masyarakat secara mandiri.

Puskesmas Siaga Covid

Di Kota Malang sendiri, salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 RS Lavalette telah melakukan penyesuaian tarif tersebut. Sebelumnya, masyarakat yang secara mandiri melakukan swab tes di RS ini dikenai harga Rp 1,3 juta. “Sudah disesuaikan per Selasa 6 Oktober lalu,” ujar Humas RS Lavalette Rika Palupi. Sementara itu, harga untuk rapid test sendiri yakni Rp 150 ribu.

Selama ini memang cukup banyak masyarakat yang melakukan skrining Covid-19 baik dengan RT-PCR maupun Rapid Test di RS Lavelette, Rika mengatakan bahwa kebanyakan adalah untuk keperluan perjalanan serta untuk keperluan pekerjaan. Meskipun dengan tarif yang berbeda dari sebelumnya, pihaknya mengatakan bahwa layanan dan fasilitas untuk RT-PCR tetap sama. “Tidak ada perbedaan,” ujar perempuan berjilbab tersebut.

Rumah sakit lainnya yang juga telah melakukan penyesuaian tarif Swab Tes RT-PCR sesuai dengan ketentuan pemerintah adalah Persada Hospital. Per 7 Oktober yang lalu, tarif swab tes di rumah sakit ini adalah Rp 900 ribu.

Dari yang sebelumnya yakni Rp 2,75 juta untuk masyarakat umum dan Rp 1,5 juta untuk tenaga medis. “Kalau sekarang Rp 900 ribu itu merata untuk semua baik masyarakat maupun tenaga medis,” ujar Plh Direktur Persada Hospital dr Kushandayani MMRS. Di Persada Hospital sendiri, hasil tes bisa diketahuin dalam waktu 1 kali 24 jam. Layanan pegambilan sampel dilakukan setap Senin hingga Sabtu pukul 08.0 hinga 10.00.

Kepala Bidang Penunjang Medis dan Non Medis Persada Hospital dr Lidya Candra Irawan mengatakan bahwa dalam sehari, Persada Hospital mampu melayani hingga 60 pasien untuk pemeriksaan swab. “Jumlah tersebut terbagi untuk pasien yang datang langsung ke Laboratorium Persada Hospital, pemeriksaan swab di rumah (home swab), atau pengambilan swab secara on site untuk perusahaan rekanan,” ujar Lidya.

Tak jauh beda dengan RS Lavalette, pemeriksaan swab di Persada Hospital sering dilakukan masyarakat sebagai pelengkap syarat perjalanan ataupun upaya mandiri masyarakat dalam mendeteksi adanya Covid-19. “Permintaan tes swab RT-PCR sudah meningkat sejak awal launching pada bulan Juni,” imbuhnya.

Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat laporan apakah semua RS yang melayani RT-PCR di Kota Malang telah memberlakukan tarif sesuai SE Kemenkes. “Semua laboratorium saya kira sudah tahu infonya,” ujar Husnul. Dengan begitu, pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang tersebut dapat memastikan bahwa pihak laboratorium PCR maupun rumah sakit telah menggunakan harga maksimal Rp 900 ribu.

Pewarta: arlita ulya

MALANG KOTA – Pemerintah beberapa waktu lalu telah menetapkan batasan tarif dari swab tes real time polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Yakni tidak melebihi Rp 900 ribu. Ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/I/3713/2020 yang disahkan pada 5 Oktober lalu. Batas tarif tersebut berlaku untuk swabtes bagi masyarakat secara mandiri.

Puskesmas Siaga Covid

Di Kota Malang sendiri, salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 RS Lavalette telah melakukan penyesuaian tarif tersebut. Sebelumnya, masyarakat yang secara mandiri melakukan swab tes di RS ini dikenai harga Rp 1,3 juta. “Sudah disesuaikan per Selasa 6 Oktober lalu,” ujar Humas RS Lavalette Rika Palupi. Sementara itu, harga untuk rapid test sendiri yakni Rp 150 ribu.

Selama ini memang cukup banyak masyarakat yang melakukan skrining Covid-19 baik dengan RT-PCR maupun Rapid Test di RS Lavelette, Rika mengatakan bahwa kebanyakan adalah untuk keperluan perjalanan serta untuk keperluan pekerjaan. Meskipun dengan tarif yang berbeda dari sebelumnya, pihaknya mengatakan bahwa layanan dan fasilitas untuk RT-PCR tetap sama. “Tidak ada perbedaan,” ujar perempuan berjilbab tersebut.

Rumah sakit lainnya yang juga telah melakukan penyesuaian tarif Swab Tes RT-PCR sesuai dengan ketentuan pemerintah adalah Persada Hospital. Per 7 Oktober yang lalu, tarif swab tes di rumah sakit ini adalah Rp 900 ribu.

Dari yang sebelumnya yakni Rp 2,75 juta untuk masyarakat umum dan Rp 1,5 juta untuk tenaga medis. “Kalau sekarang Rp 900 ribu itu merata untuk semua baik masyarakat maupun tenaga medis,” ujar Plh Direktur Persada Hospital dr Kushandayani MMRS. Di Persada Hospital sendiri, hasil tes bisa diketahuin dalam waktu 1 kali 24 jam. Layanan pegambilan sampel dilakukan setap Senin hingga Sabtu pukul 08.0 hinga 10.00.

Kepala Bidang Penunjang Medis dan Non Medis Persada Hospital dr Lidya Candra Irawan mengatakan bahwa dalam sehari, Persada Hospital mampu melayani hingga 60 pasien untuk pemeriksaan swab. “Jumlah tersebut terbagi untuk pasien yang datang langsung ke Laboratorium Persada Hospital, pemeriksaan swab di rumah (home swab), atau pengambilan swab secara on site untuk perusahaan rekanan,” ujar Lidya.

Tak jauh beda dengan RS Lavalette, pemeriksaan swab di Persada Hospital sering dilakukan masyarakat sebagai pelengkap syarat perjalanan ataupun upaya mandiri masyarakat dalam mendeteksi adanya Covid-19. “Permintaan tes swab RT-PCR sudah meningkat sejak awal launching pada bulan Juni,” imbuhnya.

Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat laporan apakah semua RS yang melayani RT-PCR di Kota Malang telah memberlakukan tarif sesuai SE Kemenkes. “Semua laboratorium saya kira sudah tahu infonya,” ujar Husnul. Dengan begitu, pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang tersebut dapat memastikan bahwa pihak laboratorium PCR maupun rumah sakit telah menggunakan harga maksimal Rp 900 ribu.

Pewarta: arlita ulya

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/