alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Lapas Perempuan Malang Ajari Penghuninya Berwirausaha

MALANG KOTA – Lapas Perempuan Kelas IIA Sukun Kota Malang, memberikan pelatihan kewirausahaan kepada sekitar 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Aula Dewi Sartika pada Rabu (3/11). Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Diri Bagi Warga Binaan ini, bekerjasama dengan Focus Area Collaboration Team (FACT).

Kegiatan dihadiri juga oleh CEO FACT Indonesia Dedi Marquis. Dedi mengatakan, jika tujuan dari FACT adalah mengabdi setulus-tulusnya dalam kegiatan sosial. Hal ini dilakukan bersama team dari FACT dengan cara berbagi ilmu melalui pelatihan-pelatihan di bidang agribisnis dan wirausaha.

“Kita berharap dalam pelatihan kali ini, nantinya para WBP yang sudah keluar dari Lapas akan langsung dapat berbisnis secara mandiri,” ucapnya.

Dalam acara pelatihan kali ini, terdapat tiga pemateri yang dihadirkan, mereka adalah Muhammad Febriansyah,
Ayu Rosyida, dan Aditya A. Novtara. Ke tiga mentor ini memberikan materi motivasi diri dan pelatihan agribisnis dengan sabar dan semangat.

Kepala Lapas Perempuan Malang Tri Anna Aryati Bc.IP.,SH,MSi mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan baik untuk kelangsungan usaha hidup para WBP setelah keluar dari Lapas Perempuan. Tri Anna juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian FACT Indonesia yang telah memberikan perhatian kepada WBP yang dituangkan dalam kepelatihan pada Rabu (3/11) lalu.

Ia juga berharap, peserta pelatihan dapat memberikan kontribusi kepada Lapas Perempuan Malang dengan fokus mengikuti pelatihan, serta dapat berkontribusi baik kepada Lapas. “Harapannya para anak-anak kami warga binaan, dapat berkontribusi kepada lapas, baik saat menjalani hukuman maupun saat sudah selesai,” ucapnya.

Tri Anna juga berharap agar kerjasama dengan pihak ketiga seperti FACT, dapat terus membantu dan berbagi wawasan untuk tercapainya target pembinaan.

Pewarta: Bayu Suryo Kusumo

MALANG KOTA – Lapas Perempuan Kelas IIA Sukun Kota Malang, memberikan pelatihan kewirausahaan kepada sekitar 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Aula Dewi Sartika pada Rabu (3/11). Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Diri Bagi Warga Binaan ini, bekerjasama dengan Focus Area Collaboration Team (FACT).

Kegiatan dihadiri juga oleh CEO FACT Indonesia Dedi Marquis. Dedi mengatakan, jika tujuan dari FACT adalah mengabdi setulus-tulusnya dalam kegiatan sosial. Hal ini dilakukan bersama team dari FACT dengan cara berbagi ilmu melalui pelatihan-pelatihan di bidang agribisnis dan wirausaha.

“Kita berharap dalam pelatihan kali ini, nantinya para WBP yang sudah keluar dari Lapas akan langsung dapat berbisnis secara mandiri,” ucapnya.

Dalam acara pelatihan kali ini, terdapat tiga pemateri yang dihadirkan, mereka adalah Muhammad Febriansyah,
Ayu Rosyida, dan Aditya A. Novtara. Ke tiga mentor ini memberikan materi motivasi diri dan pelatihan agribisnis dengan sabar dan semangat.

Kepala Lapas Perempuan Malang Tri Anna Aryati Bc.IP.,SH,MSi mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan baik untuk kelangsungan usaha hidup para WBP setelah keluar dari Lapas Perempuan. Tri Anna juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian FACT Indonesia yang telah memberikan perhatian kepada WBP yang dituangkan dalam kepelatihan pada Rabu (3/11) lalu.

Ia juga berharap, peserta pelatihan dapat memberikan kontribusi kepada Lapas Perempuan Malang dengan fokus mengikuti pelatihan, serta dapat berkontribusi baik kepada Lapas. “Harapannya para anak-anak kami warga binaan, dapat berkontribusi kepada lapas, baik saat menjalani hukuman maupun saat sudah selesai,” ucapnya.

Tri Anna juga berharap agar kerjasama dengan pihak ketiga seperti FACT, dapat terus membantu dan berbagi wawasan untuk tercapainya target pembinaan.

Pewarta: Bayu Suryo Kusumo

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/