alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Pedagang Pasar dan Driver Ojol Masuk Daftar Vaksinasi Tahap Ke-2

MALANG KOTA – Para pedagang di pasar dan driver ojek online (ojol) patut berbahagia. Sebab kedua kalangan tersebut mendapatkan jatah vaksin Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh  Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang Sri Winarni ketika pelaksanaan vaksin termin kedua tenaga kesehatan (nakes), di Ruang Sidang Balaikota Malang pada Kamis (11/2).

“Untuk sasarannya tahap kedua nanti untuk petugas pelayanan publik, kami juga sudah mendapatkan surat dari Kemenkes itu kalangannya adalah TNI, Polri, guru, ASN, pedagang pasar, ojol, karyawan BUMN, dan BUMD,” tandasnya.

Namun saat ini pihak Dinkes sendiri sedang tahap pendataan, dengan bekerjasama pihak-pihak terkait.

“Kita sekarang masih akan menginjak kepada tahap kedua sekarang prosesnya. Masih proses pendataan yang lain-lain terkait dengan penerima itu. Selanjutnya kami yang dari daerah termasuk kota Malang menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Memang pengaturannya begitu secara bertahap. Jadi kalau sekarang petugas pelayan publik yang baru diputuskan,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini sudah 10.640 nakes yang sudah divaksin. Angka tersebut adalah 87, 45 persen dari ketersediaan vaksin.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Para pedagang di pasar dan driver ojek online (ojol) patut berbahagia. Sebab kedua kalangan tersebut mendapatkan jatah vaksin Covid-19. Hal itu diungkapkan oleh  Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang Sri Winarni ketika pelaksanaan vaksin termin kedua tenaga kesehatan (nakes), di Ruang Sidang Balaikota Malang pada Kamis (11/2).

“Untuk sasarannya tahap kedua nanti untuk petugas pelayanan publik, kami juga sudah mendapatkan surat dari Kemenkes itu kalangannya adalah TNI, Polri, guru, ASN, pedagang pasar, ojol, karyawan BUMN, dan BUMD,” tandasnya.

Namun saat ini pihak Dinkes sendiri sedang tahap pendataan, dengan bekerjasama pihak-pihak terkait.

“Kita sekarang masih akan menginjak kepada tahap kedua sekarang prosesnya. Masih proses pendataan yang lain-lain terkait dengan penerima itu. Selanjutnya kami yang dari daerah termasuk kota Malang menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Memang pengaturannya begitu secara bertahap. Jadi kalau sekarang petugas pelayan publik yang baru diputuskan,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini sudah 10.640 nakes yang sudah divaksin. Angka tersebut adalah 87, 45 persen dari ketersediaan vaksin.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/