alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Meski Hujan Hanya Sejam, Lima Titik Sudah Tergenang

MALANG KOTA – Rencana Pemkot Malang membuat masterplan drainase benar-benar mendesak untuk direalisasikan. Sebab, akhir-akhir ini semakin banyak wilayah yang mudah tergenang meski hanya diguyur hujan dalam waktu singkat.

Seperti kemarin sore, lima kawasan langsung banjir saat diguyur hujan deras selama satu jam. Hujan yang berlangsung mulai sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 kemarin memang tergolong deras dan disertai angin kencang. Bahkan sebuah pohon di depan pabrik es batu Jalan Mayjen Panjaitan roboh, meski tak sampai menutup badan jalan. Dalam waktu 30 menit setelah turun hujan, air sudah menggenangi sejumlah jalan. Salah satunya adalah Jalan Besar Ijen dekat Museum Brawijaya.

Dalam video yang beredar di media sosial, sekitar pukul 14.40, genangan air menutupi seluruh badan jalan hingga batas trotoar taman. Titik lain yang juga tergenang ialah Jalan IR Rais Gang 2A, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen. Dalam laporan tersebut, genangan air mencapai tinggi lutut orang dewasa dan masuk ke beberapa rumah. Di satu titik rendah di kawasan tersebut, air mengalir hingga menyerupai sungai.

Total ada lima titik banjir yang masuk dalam laporan BPBD Kota Malang kemarin sore. ”Kawasan yang tergenang dan banjir masih berkutat di Kecamatan Klojen dan Sukun,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Alie Mulyanto. Untuk Kecamatan Klojen, genangan air yang bersifat sesaat itu terdeteksi di Jalan Bareng RT 014/RW 008, Jalan IR Rais RT 001 dan RT 002/RW 007, dan Jalan Raya Langsep, semuanya berada di dalam cakupan Kelurahan Bareng.

Sementara di Kecamatan Sukun hanya masuk laporan genangan di dua titik. Yakni di Jalan Candi dan Bukit Barisan, Kelurahan Karangbesuki. Masing-masing genangan memiliki ketinggian bervariasi. Mulai dari 10 hingga 90 sentimeter. Namun seluruh genangan itu sudah surut total pada pukul 15.20. Hingga kini, pihak BPBD masih melakukan perhitungan kerugian akibat kejadian tersebut. ”Karena beberapa rumah di IR Rais Gang 2 itu ada yang tergenang,” ujar Alie. (biy/fat)

MALANG KOTA – Rencana Pemkot Malang membuat masterplan drainase benar-benar mendesak untuk direalisasikan. Sebab, akhir-akhir ini semakin banyak wilayah yang mudah tergenang meski hanya diguyur hujan dalam waktu singkat.

Seperti kemarin sore, lima kawasan langsung banjir saat diguyur hujan deras selama satu jam. Hujan yang berlangsung mulai sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 kemarin memang tergolong deras dan disertai angin kencang. Bahkan sebuah pohon di depan pabrik es batu Jalan Mayjen Panjaitan roboh, meski tak sampai menutup badan jalan. Dalam waktu 30 menit setelah turun hujan, air sudah menggenangi sejumlah jalan. Salah satunya adalah Jalan Besar Ijen dekat Museum Brawijaya.

Dalam video yang beredar di media sosial, sekitar pukul 14.40, genangan air menutupi seluruh badan jalan hingga batas trotoar taman. Titik lain yang juga tergenang ialah Jalan IR Rais Gang 2A, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen. Dalam laporan tersebut, genangan air mencapai tinggi lutut orang dewasa dan masuk ke beberapa rumah. Di satu titik rendah di kawasan tersebut, air mengalir hingga menyerupai sungai.

Total ada lima titik banjir yang masuk dalam laporan BPBD Kota Malang kemarin sore. ”Kawasan yang tergenang dan banjir masih berkutat di Kecamatan Klojen dan Sukun,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Alie Mulyanto. Untuk Kecamatan Klojen, genangan air yang bersifat sesaat itu terdeteksi di Jalan Bareng RT 014/RW 008, Jalan IR Rais RT 001 dan RT 002/RW 007, dan Jalan Raya Langsep, semuanya berada di dalam cakupan Kelurahan Bareng.

Sementara di Kecamatan Sukun hanya masuk laporan genangan di dua titik. Yakni di Jalan Candi dan Bukit Barisan, Kelurahan Karangbesuki. Masing-masing genangan memiliki ketinggian bervariasi. Mulai dari 10 hingga 90 sentimeter. Namun seluruh genangan itu sudah surut total pada pukul 15.20. Hingga kini, pihak BPBD masih melakukan perhitungan kerugian akibat kejadian tersebut. ”Karena beberapa rumah di IR Rais Gang 2 itu ada yang tergenang,” ujar Alie. (biy/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/