alexametrics
22.8 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Polisi Periksa Tujuh Saksi Kasus Calon TKW Kabur dari BLK Bumiayu

MALANG KOTA – Polisi terus melakukan pemeriksaan kasus celakanya tiga calon TKW dari Balai Latihan Kerja (BLK) milik PT Citra Karya Sejati (CKS) di Jl. Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang pada Rabu (9/6) malam terus bergulir.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo pada Jumat (11/6) siang mengatakan bahwa hingga hari ini pihaknya telah memeriksa setidaknya tujuh saksi.

“Tujuh orang saksi, dari warga dan managemen PT CKS, itu update terakhir,” terangnya. Namun demikian, pihaknya masih belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan terakhir. “Masih kami dalami lagi, belum bisa kami beberkan,” kata dia.

Meski sudah memanggil sejumlah saksi, pihaknya tetap fokus pada tiga korban luka yang kini dirawat di RS Wava Husada, Kepanjen sejak kemarin. Sesaat setelah kejadian, para korban diketahui dilarikan ke RSUD Kota Malang.

“Kami masih fokus ke tiga korban yang masih dalam perawatan, sejauh ini masih belum diberikan izin dokter. Itu untuk mencari keterangan mengapa mereka kabur,” imbuhnya.

Sebelumnya, tiga orang, BI, F, 24 asal Lombok dan M, 33 asal Sumbawa, NTB mengalami luka parah akibat terjatuh dari atap BLK PT CKS karena berniat untuk kabur bersama K dan S yang selamat. Ditengarai kelima orang calon TKW itu berusaha kabur karena tidak tahan dengan kondisi BLK yang menyiksa mereka.

“Jelasnya kami masih dalami kasus ini untuk menemukan unsur pidana,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak tersebut.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Polisi terus melakukan pemeriksaan kasus celakanya tiga calon TKW dari Balai Latihan Kerja (BLK) milik PT Citra Karya Sejati (CKS) di Jl. Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang pada Rabu (9/6) malam terus bergulir.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo pada Jumat (11/6) siang mengatakan bahwa hingga hari ini pihaknya telah memeriksa setidaknya tujuh saksi.

“Tujuh orang saksi, dari warga dan managemen PT CKS, itu update terakhir,” terangnya. Namun demikian, pihaknya masih belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan terakhir. “Masih kami dalami lagi, belum bisa kami beberkan,” kata dia.

Meski sudah memanggil sejumlah saksi, pihaknya tetap fokus pada tiga korban luka yang kini dirawat di RS Wava Husada, Kepanjen sejak kemarin. Sesaat setelah kejadian, para korban diketahui dilarikan ke RSUD Kota Malang.

“Kami masih fokus ke tiga korban yang masih dalam perawatan, sejauh ini masih belum diberikan izin dokter. Itu untuk mencari keterangan mengapa mereka kabur,” imbuhnya.

Sebelumnya, tiga orang, BI, F, 24 asal Lombok dan M, 33 asal Sumbawa, NTB mengalami luka parah akibat terjatuh dari atap BLK PT CKS karena berniat untuk kabur bersama K dan S yang selamat. Ditengarai kelima orang calon TKW itu berusaha kabur karena tidak tahan dengan kondisi BLK yang menyiksa mereka.

“Jelasnya kami masih dalami kasus ini untuk menemukan unsur pidana,” pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak tersebut.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/