alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

TKW Kabur dari BLK Malang, Sutiaji Ancam Cabut Izin

MALANG KOTA – Wali Kota Malamg Sutiaji mengecam tragedi kaburnya TKW di Balai Latihan Kerja (BLK) di Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Dalam waktu dekat, ia akan meninjau ke lokasi kejadian.

“Saya mengecam setiap perbuatan apapun yang merugikan masyarakat. Dan besok saya berencana kesana, saya akan ke lokasi,” ungkap Walikota Sutiaji usai mendampingi Kepala BNPB Ganip Warsito, Jumat (11/6).

Menurutnya, jika ada calon TKW yang sampai nekat kabur, mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Saya mengecam siapapun korbannya, bukan hanya warga Malang, tapi kita satu kesatuan,” lanjutnya.

Lantas, menurutnya ada beberapa kemungkinan konsekuensi yang bisa diambil, ketika perusahaan tersebut memang melakukan pelanggaran. “Ketika dia melakukan kelalaian ya nanti ada proses hukum. Kalau terkait izin, akan kita cabut karena tidak sesuai standar,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Namun, hal tersebut hanya akan diketahui ketika pihaknya sudah melihat secara langsung. “Saya tidak berani menjustifikasi mana yang salah atau benar. Tapi kalau perilaku sudah ada keberanian itu berarti ada hal yang tidak wajar,” tandasnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Wali Kota Malamg Sutiaji mengecam tragedi kaburnya TKW di Balai Latihan Kerja (BLK) di Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang. Dalam waktu dekat, ia akan meninjau ke lokasi kejadian.

“Saya mengecam setiap perbuatan apapun yang merugikan masyarakat. Dan besok saya berencana kesana, saya akan ke lokasi,” ungkap Walikota Sutiaji usai mendampingi Kepala BNPB Ganip Warsito, Jumat (11/6).

Menurutnya, jika ada calon TKW yang sampai nekat kabur, mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Saya mengecam siapapun korbannya, bukan hanya warga Malang, tapi kita satu kesatuan,” lanjutnya.

Lantas, menurutnya ada beberapa kemungkinan konsekuensi yang bisa diambil, ketika perusahaan tersebut memang melakukan pelanggaran. “Ketika dia melakukan kelalaian ya nanti ada proses hukum. Kalau terkait izin, akan kita cabut karena tidak sesuai standar,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Namun, hal tersebut hanya akan diketahui ketika pihaknya sudah melihat secara langsung. “Saya tidak berani menjustifikasi mana yang salah atau benar. Tapi kalau perilaku sudah ada keberanian itu berarti ada hal yang tidak wajar,” tandasnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru