alexametrics
30.2 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Jaga Kelestarian Lingkungan, Sungai Metro Dibersihkan

MALANG KOTA – Aliran Sungai Metro di Jalan Joyosuko Metro, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Minggu (11/10) mendadak ramai orang. Bukan acara memancing ikan, tapi dalam rangka membersihkan aliran sungai yang diselenggarakan oleh Kodim 0833 Kota Malang dan Pokmas Joyo Amerta bertepatan dengan HUT ke-75 TNI. Hal ini juga dilakukan bersamaan dengan perkenalan lingkungan tersebut.

Sebanyak kurang lebih satu kompi atau 30 personil dari Kodim 0833 beserta 35 lebih institusi, akademisi, dan komunitas ikut turun membersihkan sekitar tiga titik di Sungai Metro yang disebut-sebut bersejarah.

Koordinator Umum Pokmas Joyo Amerta, Ahmad Syamsul Arifin mengatakan bila kondisi Sungai Metro sebelum pembersihan memang didapati banyak sekali sampah dan tercemar. “Ini kebanyakan dari sampah rumah warga dan limbah berupa potongan kayu dari industri pembuatan kayu, tidak lupa ada yang cair juga yang berasal dari aliran atas,” terang pemuda berusia 24 tahun tersebut.

Dalam giat yang juga dilakukan penanaman bibit pohon tersebut, memang didapati sampah berupa kekayuan potongan besar dan bambu yang runtuh di sepanjang aliran sungai. Ini juga dilakukan beriringan dengan edukasi sejarah petirtaan yang berada di area tersebut.

“Jadi ada situs petirtaan yang sudah ada sejak Abad ke-7. Situs tersebut juga tidak luput kami lakukan pembersihan,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm. Ferdian Primadhona mengatakan bila giat pembersihan sungai dan penanaman pohon ini ialah program rutin TNI dalam membina lingkungan.

“Ini memang bertepatan dengan HUT TNI saja, sebenarnya ini memang program rutin bulanan TNI dalam pembinaan lingkungan supaya mendukung masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” terangnya.

Ia menyebut acara seperti ini sangat penting menghadapi musim hujan. “Ini harus kita jaga, apalagi mau musim hujan, kalau tidak dibersihkan ya banjir jadinya,” ujarnya.

Pewarta: Errica Vannie Arshita, Biyan Mudzaky H

MALANG KOTA – Aliran Sungai Metro di Jalan Joyosuko Metro, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Minggu (11/10) mendadak ramai orang. Bukan acara memancing ikan, tapi dalam rangka membersihkan aliran sungai yang diselenggarakan oleh Kodim 0833 Kota Malang dan Pokmas Joyo Amerta bertepatan dengan HUT ke-75 TNI. Hal ini juga dilakukan bersamaan dengan perkenalan lingkungan tersebut.

Sebanyak kurang lebih satu kompi atau 30 personil dari Kodim 0833 beserta 35 lebih institusi, akademisi, dan komunitas ikut turun membersihkan sekitar tiga titik di Sungai Metro yang disebut-sebut bersejarah.

Koordinator Umum Pokmas Joyo Amerta, Ahmad Syamsul Arifin mengatakan bila kondisi Sungai Metro sebelum pembersihan memang didapati banyak sekali sampah dan tercemar. “Ini kebanyakan dari sampah rumah warga dan limbah berupa potongan kayu dari industri pembuatan kayu, tidak lupa ada yang cair juga yang berasal dari aliran atas,” terang pemuda berusia 24 tahun tersebut.

Dalam giat yang juga dilakukan penanaman bibit pohon tersebut, memang didapati sampah berupa kekayuan potongan besar dan bambu yang runtuh di sepanjang aliran sungai. Ini juga dilakukan beriringan dengan edukasi sejarah petirtaan yang berada di area tersebut.

“Jadi ada situs petirtaan yang sudah ada sejak Abad ke-7. Situs tersebut juga tidak luput kami lakukan pembersihan,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm. Ferdian Primadhona mengatakan bila giat pembersihan sungai dan penanaman pohon ini ialah program rutin TNI dalam membina lingkungan.

“Ini memang bertepatan dengan HUT TNI saja, sebenarnya ini memang program rutin bulanan TNI dalam pembinaan lingkungan supaya mendukung masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” terangnya.

Ia menyebut acara seperti ini sangat penting menghadapi musim hujan. “Ini harus kita jaga, apalagi mau musim hujan, kalau tidak dibersihkan ya banjir jadinya,” ujarnya.

Pewarta: Errica Vannie Arshita, Biyan Mudzaky H

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/