alexametrics
27C
Malang
Thursday, 28 January 2021

Kuota Vaksin Covid-19 Kota Malang Terbanyak Kedua Setelah Surabaya

MALANG KOTA – Vaksin Covid-19 yang menjadi jatah Kota Malang memang masih tertahan di Surabaya. Namun berapa kuota yang akan didapatkan akhirnya menemui titik terang. Jumlahnya 12.000 vaksin.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji di Hotel Shalimar Selasa (12/1). Dia menyebut jumlah vaksin tersebut menjadi yang terbanyak kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya. “Hingga saat ini masih sekitar 7.000 nakes di Kota Malang telah terdaftar sebagai calon penerima vaksin Covid-19. Sedangkan sisanya ada sekitar 6.000 sekian yang masih proses. Saya rasa jumlah vaksin tersebut Insya Allah mencukupi, “ujarnya.

Untuk jadwal vaksinasi Covid-19 untuk nakes, masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dan Pemprov Jatim. Namun yang pasti, pelaksanaan vaksinasi secara simbolis di pusat dilakukan besok (13/1). Sementara pelaksanaan di daerah direncanakan pada 14 dan 15 Januari.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang Sri Winarni menambahkan, distribusi vaksin nantinya disesuaikan dengan data yang masuk. Pada tahap pertama, pemerintah memprioritaskan nakes dan petugas administrasi di layanan kesehatan. “Termasuk driver yang bekerja di pusat layanan kesehatan,” kata Sri.

Proses pendataan penerima vaksin menyesuaikan dengan Kemenkes RI. Yakni, dengan menginput data terbaru nakes di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK). Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam hal ini bertugas memberikan akun agar para nakes dapat memperbarui datanya di sistem tersebut.

Data yang masuk di SISDMK akan disinkronisasikan dengan BPJS Kesehatan. Langkah ini untuk memastikan nakes benar-benar memenuhi syarat sebagai penerima vaksin. Yakni tidak sedang hamil, menyusui, tak mempunyai penyakit penyerta dan sebagainya.

Kebijakan untuk menentukan seseorang tepat menerima vaksin berada di pemerintah pusat. “Kalau dia setelah dilakukan verifikasi di pusat, sesuai persyaratan dia masuk sebagai penerima vaksinasi, maka akan mendapatkan SMS dari sistem yang tersedia,” tutupnya.

Pewarta : Errica Vannie

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca