alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Polisi Sebut Kebakaran di Sukun, Kota Malang Ini Akibat Elpiji Bocor

MALANG KOTA – Polisi mengungkap penyebab kebakaran rumah di Jalan Keben IIC Nomor 33 Kelurahan Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang Jum’at pagi ( 12/3). Dari keterangan sejumlah saksi, diketahui api yang menghanguskan rumah Muchlisotin tersebut diduga akibat elpiji bocor.

Kapolsek Sukun Kompol Suyoto menyatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.32 WIB itu terjadi setelah terdengar ledakan dari arah dapur. “Jadi ledakan dari arah dapur itulah yang menjadi penyebabnya,” terang dia. Informasi yang diterima kepolisian, sang pemilik sedang memasak air, namun ditinggal pergi untuk menghantar salah satu anggota keluarganya bekerja.

Masih menurut Suyoto, sekitar pukul 06.29 WIB, salah seorang anggota keluarga yang tinggal di rumah mendengar ada ledakan dan api tiba-tiba membesar di area dapur. “Kala itu masih ada orang di rumah yang mau mandi, tiba-tiba saja mendengar ledakan. Kemudian dia teriak-teriak keluar,” ujarnya. Akibat kebakaran tersebut menghanguskan seisi dapur hingga menyebabkan kerugian sekitar Rp 25 jutaan.

Sebelumnya, Kepala UPT Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo menyatakan dibutuhkan waktu sekitar 50 menit untuk memadamkan api. ”Kami terterjunkan 16 personel dan empat unit mobil damkar,” terangnya.

Pewarta : Errica V/Biyan M

MALANG KOTA – Polisi mengungkap penyebab kebakaran rumah di Jalan Keben IIC Nomor 33 Kelurahan Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang Jum’at pagi ( 12/3). Dari keterangan sejumlah saksi, diketahui api yang menghanguskan rumah Muchlisotin tersebut diduga akibat elpiji bocor.

Kapolsek Sukun Kompol Suyoto menyatakan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 06.32 WIB itu terjadi setelah terdengar ledakan dari arah dapur. “Jadi ledakan dari arah dapur itulah yang menjadi penyebabnya,” terang dia. Informasi yang diterima kepolisian, sang pemilik sedang memasak air, namun ditinggal pergi untuk menghantar salah satu anggota keluarganya bekerja.

Masih menurut Suyoto, sekitar pukul 06.29 WIB, salah seorang anggota keluarga yang tinggal di rumah mendengar ada ledakan dan api tiba-tiba membesar di area dapur. “Kala itu masih ada orang di rumah yang mau mandi, tiba-tiba saja mendengar ledakan. Kemudian dia teriak-teriak keluar,” ujarnya. Akibat kebakaran tersebut menghanguskan seisi dapur hingga menyebabkan kerugian sekitar Rp 25 jutaan.

Sebelumnya, Kepala UPT Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo menyatakan dibutuhkan waktu sekitar 50 menit untuk memadamkan api. ”Kami terterjunkan 16 personel dan empat unit mobil damkar,” terangnya.

Pewarta : Errica V/Biyan M

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/