alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Dan Sekda Kota Malang Terpilih Adalah….

MALANG KOTA – Setelah melewati serangkaian seleksi dan terakhir ada sesi uji publik, sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang yang baru bakal diketahui hari ini (12/4).

Seperti diketahui, pada tahap terakhir uji publik Kamis lalu (8/4), ada 3 nama kandidat sekda yang masuk dalam bursa. Mereka adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Dr Handi Priyanto AP MSi, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang Drs Subkhan MAP.

Anggota Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Sekda Kota Malang Andy Kurniawan mengatakan bahwa penentu siapa yang bakal terpilih menjadi kewenangan dari Wali Kota Malang Sutiaji selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). Pihaknya menyebutkan bahwa hasil seluruh tahapan seleksi, termasuk uji publik, akan menjadi pertimbangan wali kota dalam menentukan siapa kandidat yang layak menjadi sekda. ”Termasuk uji publik beberapa hari lalu, itu menjadi bahan pertimbangan yang kuat untuk Pak Wali,” imbuh Andy.

Terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bila selain dari uji publik, dia juga punya cara lain untuk mempertimbangkan siapa sosok yang akan dipilih sebagai sekda. Cara itu yakni melibatkan psikolog untuk mendapatkan pertimbangan. ”Karena ini sangat menentukan bagi kami untuk jalannya pemerintahan,” kata Sutiaji. Dia juga mengatakan bahwa yang akan mengumumkan sosok sekda hari ini adalah pihak pansel. ”Yang mengumumkan pansel, saya kan hanya menerima,” ujar dia.

Sedangkan untuk sesi pelantikan, politikus dari Partai Demokrat itu mengaku masih akan menunggu persetujuan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terlebih dahulu. ”Pokoknya ya jangan sampai nanti ada kekosongan, maksimal kan 3 bulan, dan itu nggak bisa diperpanjang waktunya,” imbuhnya.

Sementara itu, dari sesi uji publik beberapa waktu yang lalu, dia mengaku fokus untuk melihat cara penyampaian dan hasil jawaban dari masing-masing kandidat. ”Juga bagaimana keselarasan jawaban dari pertanyaan, itu menjadi poin penting untuk penilaian,” tambahnya. (rmc/arl/c1/by)

MALANG KOTA – Setelah melewati serangkaian seleksi dan terakhir ada sesi uji publik, sosok Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang yang baru bakal diketahui hari ini (12/4).

Seperti diketahui, pada tahap terakhir uji publik Kamis lalu (8/4), ada 3 nama kandidat sekda yang masuk dalam bursa. Mereka adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Dr Handi Priyanto AP MSi, dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang Drs Subkhan MAP.

Anggota Tim Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Sekda Kota Malang Andy Kurniawan mengatakan bahwa penentu siapa yang bakal terpilih menjadi kewenangan dari Wali Kota Malang Sutiaji selaku pejabat pembuat komitmen (PPK). Pihaknya menyebutkan bahwa hasil seluruh tahapan seleksi, termasuk uji publik, akan menjadi pertimbangan wali kota dalam menentukan siapa kandidat yang layak menjadi sekda. ”Termasuk uji publik beberapa hari lalu, itu menjadi bahan pertimbangan yang kuat untuk Pak Wali,” imbuh Andy.

Terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bila selain dari uji publik, dia juga punya cara lain untuk mempertimbangkan siapa sosok yang akan dipilih sebagai sekda. Cara itu yakni melibatkan psikolog untuk mendapatkan pertimbangan. ”Karena ini sangat menentukan bagi kami untuk jalannya pemerintahan,” kata Sutiaji. Dia juga mengatakan bahwa yang akan mengumumkan sosok sekda hari ini adalah pihak pansel. ”Yang mengumumkan pansel, saya kan hanya menerima,” ujar dia.

Sedangkan untuk sesi pelantikan, politikus dari Partai Demokrat itu mengaku masih akan menunggu persetujuan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terlebih dahulu. ”Pokoknya ya jangan sampai nanti ada kekosongan, maksimal kan 3 bulan, dan itu nggak bisa diperpanjang waktunya,” imbuhnya.

Sementara itu, dari sesi uji publik beberapa waktu yang lalu, dia mengaku fokus untuk melihat cara penyampaian dan hasil jawaban dari masing-masing kandidat. ”Juga bagaimana keselarasan jawaban dari pertanyaan, itu menjadi poin penting untuk penilaian,” tambahnya. (rmc/arl/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/