26.1 C
Malang
Sunday, 26 March 2023

Freestyle Tambah Imun, Komunitas di Malang Ini Tetap Patuhi Prokes

MALANG KOTA – Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat tak menghalangi aktivitas dari belasan freestyler motor yang tergabung dalam Malang Motor X-treme (M2X). Kemarin Sore (11/7) rutinitas latihan tetap digelar mereka di kawasan GOR Ken Arok. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) diutamakan mereka.

Koordinator M2X Ardiansyah mengatakan bila kegiatan itu memang biasa dilakukan mereka setiap hari. Kini, saat kebijakan PPKM darurat berlaku, mereka hanya menggeber sesi latihan pada sore hari saja. ”Intinya harus patuh (prokes) karena tujuan kami di sini juga untuk meningkatkan imun,” jelas Ardi. Pria asal Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, itu menambahkan bila selama sesi latihan, anggotanya juga selalu dilengkapi dengan sejumlah alat keamanan freestyle. Seperti helm full safety, glove (sarung tangan), pelindung lutut, dan pelindung siku.

Saat berlatih, mereka juga diwajibkan untuk tetap memakai masker dan tak boleh sampai dilepas. Aturan tersebut, Ardi–sapaan akrabnya– menjelaskan, diberlakukan untuk menjaga kesehatan anggotanya di masa pandemi ini. Komunitas itu sendiri berjumlah sekitar 15 orang. Seluruh anggotanya aktif menunggangi berbagai jenis motor. Mulai dari motor sport naked, motor bebek, hingga motor matik. ”Kami selalu aktif berlatih, bahkan dulu sebelum pandemi sempat menjadi bintang iklan dan stuntman juga,” sambungnya.

Aksi latihan yang dilakukan M2X itu juga menjadi hiburan bagi warga sekitar. Beberapa di antara mereka sengaja datang untuk melihat aksi-aksi berbahaya yang ditampilkan Ardi bersama kawan-kawannya. ”Hiburan gratis ini. Saya sebenarnya ingin mencobanya, tapi takut jatuh,” ujar Rifki Anwar, warga asal Bumiayu yang turut menyaksikannya kemarin sore. (rmc/adn/mon/c1/by)

MALANG KOTA – Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat tak menghalangi aktivitas dari belasan freestyler motor yang tergabung dalam Malang Motor X-treme (M2X). Kemarin Sore (11/7) rutinitas latihan tetap digelar mereka di kawasan GOR Ken Arok. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan (prokes) diutamakan mereka.

Koordinator M2X Ardiansyah mengatakan bila kegiatan itu memang biasa dilakukan mereka setiap hari. Kini, saat kebijakan PPKM darurat berlaku, mereka hanya menggeber sesi latihan pada sore hari saja. ”Intinya harus patuh (prokes) karena tujuan kami di sini juga untuk meningkatkan imun,” jelas Ardi. Pria asal Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, itu menambahkan bila selama sesi latihan, anggotanya juga selalu dilengkapi dengan sejumlah alat keamanan freestyle. Seperti helm full safety, glove (sarung tangan), pelindung lutut, dan pelindung siku.

Saat berlatih, mereka juga diwajibkan untuk tetap memakai masker dan tak boleh sampai dilepas. Aturan tersebut, Ardi–sapaan akrabnya– menjelaskan, diberlakukan untuk menjaga kesehatan anggotanya di masa pandemi ini. Komunitas itu sendiri berjumlah sekitar 15 orang. Seluruh anggotanya aktif menunggangi berbagai jenis motor. Mulai dari motor sport naked, motor bebek, hingga motor matik. ”Kami selalu aktif berlatih, bahkan dulu sebelum pandemi sempat menjadi bintang iklan dan stuntman juga,” sambungnya.

Aksi latihan yang dilakukan M2X itu juga menjadi hiburan bagi warga sekitar. Beberapa di antara mereka sengaja datang untuk melihat aksi-aksi berbahaya yang ditampilkan Ardi bersama kawan-kawannya. ”Hiburan gratis ini. Saya sebenarnya ingin mencobanya, tapi takut jatuh,” ujar Rifki Anwar, warga asal Bumiayu yang turut menyaksikannya kemarin sore. (rmc/adn/mon/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru