alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Mayoritas Petani, RW 03 Tunggulwulung Unggulkan Pertanian Sayuran

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

MALANG KOTA – RW 03 Kelurahan Tunggulwulung, Lowokwaru, mengandalkan dunia pertanian dalam lomba Kampung Bersinar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Karena mayoritas warga di RW tersebut profesinya menjadi petani, baik petani konvensional maupun urban farming.

Bahkan, persentase warga yang menjadi petani di RW ini mencapai 85 persen. Sedangkan, sekitar 15 persen bekerja sebagai pegawai. ”Mayoritas warga kami adalah petani dan buruh tani. Terutama petani sayuran,” kata Ketua RW 03 Kelurahan Tunggulwulung Ridwan Wahyu Agung Leksa, Senin (12/10).

Tim juri melihat salah satu tanaman sayuran yang ditanam warga RW 03 Kelurahan Tunggulwulung menggunakan talang air. (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Menurutnya, di tempatnya ada 4 RT dan 176 rumah warga. Sedangkan, jumlah penduduknya hanya sekitar 200 orang. ”Relatif kecil jumlah warganya di sini. Makanya, lahan pertanian masih lumayan banyak,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, di tempatnya juga ada sekitar 12 titik sumur resapan air. Namun, kondisinya saat ini kurang terawat dan tertutup oleh pembangunan paving warga. ”Dulu ada sumur resapan air, total ada 12 titik di empat RT. Tapi sekarang kurang terawat,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

MALANG KOTA – RW 03 Kelurahan Tunggulwulung, Lowokwaru, mengandalkan dunia pertanian dalam lomba Kampung Bersinar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Karena mayoritas warga di RW tersebut profesinya menjadi petani, baik petani konvensional maupun urban farming.

Bahkan, persentase warga yang menjadi petani di RW ini mencapai 85 persen. Sedangkan, sekitar 15 persen bekerja sebagai pegawai. ”Mayoritas warga kami adalah petani dan buruh tani. Terutama petani sayuran,” kata Ketua RW 03 Kelurahan Tunggulwulung Ridwan Wahyu Agung Leksa, Senin (12/10).

Tim juri melihat salah satu tanaman sayuran yang ditanam warga RW 03 Kelurahan Tunggulwulung menggunakan talang air. (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Menurutnya, di tempatnya ada 4 RT dan 176 rumah warga. Sedangkan, jumlah penduduknya hanya sekitar 200 orang. ”Relatif kecil jumlah warganya di sini. Makanya, lahan pertanian masih lumayan banyak,” terangnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, di tempatnya juga ada sekitar 12 titik sumur resapan air. Namun, kondisinya saat ini kurang terawat dan tertutup oleh pembangunan paving warga. ”Dulu ada sumur resapan air, total ada 12 titik di empat RT. Tapi sekarang kurang terawat,” ungkap dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/