alexametrics
25C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Samba Paripurna Tuntaskan Warna Warni Samba IBU

MALANG KOTA – IKIP Budi Utomo (IBU) Malang menuntaskan pesta Sambut Mahasiswa Baru (Samba) 2020 dengan menggelar episode Paripurna yang diberi nama Samba Paripurna. Acara digelar di halaman Kampus C IKIP Budi Utomo Malang, di Jalan Citandui, Kecamatan Blimbing, Kota Malang,

Diikuti 275 mahasiswa baru (maba), Samba Paripurna yang digelar secara online dan offline itu merupakan acara pamungkas dari rangkaian Samba sebelumnya, meliputi Samba episode 1, Samba Merdeka, Samba Arjuna dan Srikandi, serta Samba Pancasila Sakti.

Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi mengatakan, tema Samba Paripurna diambil karena untuk menandai berakhirnya Samba yang digelar IBU. Episode Samba ini digelar secara simbolis diikuti maba dengan melalui live streaming melalui YouTube karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Menurut Nurcholis, IKIP Budi Utomo ini sudah dikenal masyarakat sebagai kampus yang dijuluki miniatur Indonesia. Karena mahasiswa yang menempuh pendidikan di IBU terdapat keragaman suku, budaya, dan agama. Sehingga mereka datang dari seluruh provinsi di Indonesia. Sedangkan jumlah mahasiswa yang mendaftar sebanyak 2.000 orang, dan yang sudah daftar ulang berjumlah 1.003 orang.

Dia menambahkan, keragaman mahasiswa itu dapat menciptakan suasana keakraban dan mengenalkan kehidupan kampus dengan cara – cara yang dibenarkan pemerintah, sebagaimana diimbau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dan bisa menciptakan persatuan dan kesatuan.

“Kuliah di IKIP Budi Utomo adalah pilihan tepat, karena mahasiswa tak hanya dibekali ilmu namun juga karakteristik yang bisa memberikan sumbangsih positif kepada bangsa dan negara,” paparnya.

Pewarta: Fia

MALANG KOTA – IKIP Budi Utomo (IBU) Malang menuntaskan pesta Sambut Mahasiswa Baru (Samba) 2020 dengan menggelar episode Paripurna yang diberi nama Samba Paripurna. Acara digelar di halaman Kampus C IKIP Budi Utomo Malang, di Jalan Citandui, Kecamatan Blimbing, Kota Malang,

Diikuti 275 mahasiswa baru (maba), Samba Paripurna yang digelar secara online dan offline itu merupakan acara pamungkas dari rangkaian Samba sebelumnya, meliputi Samba episode 1, Samba Merdeka, Samba Arjuna dan Srikandi, serta Samba Pancasila Sakti.

Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi mengatakan, tema Samba Paripurna diambil karena untuk menandai berakhirnya Samba yang digelar IBU. Episode Samba ini digelar secara simbolis diikuti maba dengan melalui live streaming melalui YouTube karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Menurut Nurcholis, IKIP Budi Utomo ini sudah dikenal masyarakat sebagai kampus yang dijuluki miniatur Indonesia. Karena mahasiswa yang menempuh pendidikan di IBU terdapat keragaman suku, budaya, dan agama. Sehingga mereka datang dari seluruh provinsi di Indonesia. Sedangkan jumlah mahasiswa yang mendaftar sebanyak 2.000 orang, dan yang sudah daftar ulang berjumlah 1.003 orang.

Dia menambahkan, keragaman mahasiswa itu dapat menciptakan suasana keakraban dan mengenalkan kehidupan kampus dengan cara – cara yang dibenarkan pemerintah, sebagaimana diimbau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dan bisa menciptakan persatuan dan kesatuan.

“Kuliah di IKIP Budi Utomo adalah pilihan tepat, karena mahasiswa tak hanya dibekali ilmu namun juga karakteristik yang bisa memberikan sumbangsih positif kepada bangsa dan negara,” paparnya.

Pewarta: Fia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru