alexametrics
21.4 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Melejit! Pasien Positif Covid-19 Kota Malang Nambah 107 Kasus

MALANG KOTA – Setelah sebelumnya sempat melandai, kini pertambahan kasus Covid-19 di Kota Malang melejit lagi. Setidaknya dalam kurun waktu dua hari saja, ada peningkatan 107 pasien terkonfirmasi positif yang baru.

Ini terlihat dari data kasus per hari Satgas Covid-19 Kota Malang. Kemarin (11/12) ada peningkatan 40 kasus, sedangkan hingga sore ini (12/12) bertambah lagi 67 kasus. Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, penambahan kasus didominasi oleh beberapa klaster, meliputi perkantoran yang notabene banyak bersentuhan dengan publik, dunia pendidikan meliputi perguruan tinggi, hingga pasien suspect yang setelah diswab hasilnya positif Covid-19.

“Adanya transmisi lokal juga masih menjadi penyebab bertambahnya kasus, yaitu pergerakan warga antar daerah,” kata wiwid. Lantas bagaimana upaya pemkot untuk menekan kembali kasus Covid-19 di Kota Malang?

Wali Kota Malang Sutiaji telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 30 tahun 2020 tentang pelaksanaan wisuda dalam tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 bagi perguruan tinggi dan swasta. Isinya, wali kota menginstruksikan pimpinan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri untuk menunda pelaksanaan wisuda tatap muka hingga rasio positif Covid-19 menurun.

Seperti yang diketahui sebelumnya, wali kota sempat memberikan ijin pelaksanaan wisuda tatap muka bagi perguruan tinggi. Selain itu, terkait percepatan layanan kesehatan bagi pasien Covid-19, Wiwid mengatakan bahwa pihak Pemkot Malang masih menunggu operasional RS Darurat Lapangan yang berlokasi di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma).

“Ini lagi dipush RS lapangan,” imbuhnya. Hingga hari ini, total kasus positif Covid-19 di Kota Malang mencapai angka 2524 orang. 254 orang diantaranya meninggal dunia, 257 orang telah sembuh, dan 113 lainnya masih dalam pantauan.

Pewarta: Arlita Ulya

MALANG KOTA – Setelah sebelumnya sempat melandai, kini pertambahan kasus Covid-19 di Kota Malang melejit lagi. Setidaknya dalam kurun waktu dua hari saja, ada peningkatan 107 pasien terkonfirmasi positif yang baru.

Ini terlihat dari data kasus per hari Satgas Covid-19 Kota Malang. Kemarin (11/12) ada peningkatan 40 kasus, sedangkan hingga sore ini (12/12) bertambah lagi 67 kasus. Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto mengatakan, penambahan kasus didominasi oleh beberapa klaster, meliputi perkantoran yang notabene banyak bersentuhan dengan publik, dunia pendidikan meliputi perguruan tinggi, hingga pasien suspect yang setelah diswab hasilnya positif Covid-19.

“Adanya transmisi lokal juga masih menjadi penyebab bertambahnya kasus, yaitu pergerakan warga antar daerah,” kata wiwid. Lantas bagaimana upaya pemkot untuk menekan kembali kasus Covid-19 di Kota Malang?

Wali Kota Malang Sutiaji telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 30 tahun 2020 tentang pelaksanaan wisuda dalam tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 bagi perguruan tinggi dan swasta. Isinya, wali kota menginstruksikan pimpinan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri untuk menunda pelaksanaan wisuda tatap muka hingga rasio positif Covid-19 menurun.

Seperti yang diketahui sebelumnya, wali kota sempat memberikan ijin pelaksanaan wisuda tatap muka bagi perguruan tinggi. Selain itu, terkait percepatan layanan kesehatan bagi pasien Covid-19, Wiwid mengatakan bahwa pihak Pemkot Malang masih menunggu operasional RS Darurat Lapangan yang berlokasi di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma).

“Ini lagi dipush RS lapangan,” imbuhnya. Hingga hari ini, total kasus positif Covid-19 di Kota Malang mencapai angka 2524 orang. 254 orang diantaranya meninggal dunia, 257 orang telah sembuh, dan 113 lainnya masih dalam pantauan.

Pewarta: Arlita Ulya

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/