alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Pemprov Siap Kucurkan Anggaran Untuk Kampung Wisata

MALANG KOTA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan anggaran untuk akselerasi kebangkitan kampung wisata yang saat ini mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19. Anggota Komisi B Perjuangan DPRD Jawa Timur Daniel Rohi, ketika mengunjungi Kampung Budaya Polowijen pada Sabtu (13/3).

“Pemerintah provinsi berupaya memberikan solusi untuk percepatan pemulihan ekonomi, termasuk pariwisata di Jatim, agar bisa terus berkembang,” ujar Anggota Komisi B Perjuangan DPRD Jawa Timur Daniel Rohi.

Anggota Fraksi PDI itu mengatakan, Pemprov Jatim bisa memberikan bantuan dana kepada kampung-kampung wisata tematik di Kota Malang. Namun dengan syarat, mengajukan dulu ke Pemerintah Kota atau Kabupaten.

“Sebab itu, pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) harus sigap dalam siapkan proposal sesuai dengan prioritas yang ingin dikembangkan. Prioritas itu penting, karena rasionalisasi proposal itu juga sangat penting untuk dipersiapkan,” ujar pria berkacamata itu.

Menurutnya, potensi pariwisata di Kota Malang harus dijaga. Ia menambahkan, jumlah wisawatan yang datang ke Kota Makang mencapai 6 juta orang per tahun, atau sekitar 500 ribu orang per bulan. “Artinya, pariwisata itu potensi ekonomi. Apalagi daerah sekitar Singosari Malang ini kan menjadi kawasan ekonomi,” paparnya.

Selain memiliki potensi yang besar, wisata di Malang juga membutuhkan strategi promosi wisata yang mumpuni untuk menarik para pelancong berkunjung ke Malang.

“Saya saja baru tahu ada banyak pariwisata sebagus ini di Kota Malang. Tetapi, kita sangat mengapresiasi usaha masyarakat
Untuk melestarikan sekaligus menyiapkan satu pariwisata budaya yang sifatnya berkelanjutan. Saya juga suka usaha mereka yanga memberikan edukasi ke masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyiapkan anggaran untuk akselerasi kebangkitan kampung wisata yang saat ini mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19. Anggota Komisi B Perjuangan DPRD Jawa Timur Daniel Rohi, ketika mengunjungi Kampung Budaya Polowijen pada Sabtu (13/3).

“Pemerintah provinsi berupaya memberikan solusi untuk percepatan pemulihan ekonomi, termasuk pariwisata di Jatim, agar bisa terus berkembang,” ujar Anggota Komisi B Perjuangan DPRD Jawa Timur Daniel Rohi.

Anggota Fraksi PDI itu mengatakan, Pemprov Jatim bisa memberikan bantuan dana kepada kampung-kampung wisata tematik di Kota Malang. Namun dengan syarat, mengajukan dulu ke Pemerintah Kota atau Kabupaten.

“Sebab itu, pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) harus sigap dalam siapkan proposal sesuai dengan prioritas yang ingin dikembangkan. Prioritas itu penting, karena rasionalisasi proposal itu juga sangat penting untuk dipersiapkan,” ujar pria berkacamata itu.

Menurutnya, potensi pariwisata di Kota Malang harus dijaga. Ia menambahkan, jumlah wisawatan yang datang ke Kota Makang mencapai 6 juta orang per tahun, atau sekitar 500 ribu orang per bulan. “Artinya, pariwisata itu potensi ekonomi. Apalagi daerah sekitar Singosari Malang ini kan menjadi kawasan ekonomi,” paparnya.

Selain memiliki potensi yang besar, wisata di Malang juga membutuhkan strategi promosi wisata yang mumpuni untuk menarik para pelancong berkunjung ke Malang.

“Saya saja baru tahu ada banyak pariwisata sebagus ini di Kota Malang. Tetapi, kita sangat mengapresiasi usaha masyarakat
Untuk melestarikan sekaligus menyiapkan satu pariwisata budaya yang sifatnya berkelanjutan. Saya juga suka usaha mereka yanga memberikan edukasi ke masyarakat,” pungkasnya.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/