alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Galang Dana Untuk Korban Bencana, Mahasiswa Unikama Raih Rp 20 Juta

MALANG KOTA – Tidak hanya mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan (ormawa) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) saja, yang ikut turun ke jalan. Ada juga aliansi lain yang berada di bawah koordinasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Unikama.

Aliansi mahasiswa ini turun ke 7 titik penggalangan donasi bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Yaitu lampu merah Janti, lampu merah jalan Ijen, lampu merah Jalan Dieng, Cyber Mall, Dinoyo dan beberapa titik lain di Kota Malang.

“Aksi ini kami lakukan sebagai rasa simpati sekaligus empati serta rasa turut berduka cita kami terhadap bencana yang menimpa keluarga dan saudara kami di NTT,“ kata Ketua Koordinator Aliansi Ignasius Wandelinus Manek.

Selama 2 hari, 8 dan 10 April, mereka turun ke jalan. Alhasil terkumpullah bantuan donasi yang mencapai total sebanyak Rp 20 juta. Hasil pada hari pertama Rp 12 juta dan hari kedua Rp 5 juta. Tidak hanya itu uang hasil open donasi juga diperoleh mencapai Rp 3 juta.

“Untuk donasi berupa pakaian sejauh ini sekitar 30 kg dari beberapa donatur yang mengantarkan ke posko. Sesuai kesepakatan forum aliansi kita akan menyalurkan bantuan yang terkumpul pada terakhir pengumpulan donasi,” pungkas Iyan sapaan akrabnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Tidak hanya mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan (ormawa) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) saja, yang ikut turun ke jalan. Ada juga aliansi lain yang berada di bawah koordinasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Unikama.

Aliansi mahasiswa ini turun ke 7 titik penggalangan donasi bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Yaitu lampu merah Janti, lampu merah jalan Ijen, lampu merah Jalan Dieng, Cyber Mall, Dinoyo dan beberapa titik lain di Kota Malang.

“Aksi ini kami lakukan sebagai rasa simpati sekaligus empati serta rasa turut berduka cita kami terhadap bencana yang menimpa keluarga dan saudara kami di NTT,“ kata Ketua Koordinator Aliansi Ignasius Wandelinus Manek.

Selama 2 hari, 8 dan 10 April, mereka turun ke jalan. Alhasil terkumpullah bantuan donasi yang mencapai total sebanyak Rp 20 juta. Hasil pada hari pertama Rp 12 juta dan hari kedua Rp 5 juta. Tidak hanya itu uang hasil open donasi juga diperoleh mencapai Rp 3 juta.

“Untuk donasi berupa pakaian sejauh ini sekitar 30 kg dari beberapa donatur yang mengantarkan ke posko. Sesuai kesepakatan forum aliansi kita akan menyalurkan bantuan yang terkumpul pada terakhir pengumpulan donasi,” pungkas Iyan sapaan akrabnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru