alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Toko di Kedungkandang Terbakar, Lansia Nyaris Jadi Korban

MALANG KOTA – Marsinah selamat dalam insiden kebakaran di Toko Damai di Jalan Ki Ageng Gribig Kelurahan/Kecamatan Kedungkandang, Minggu (13/6). Perempuan lanjut usia (lansia) 88 tahun yang juga ibu pemilik usaha tersebut dievakuasi warga saat asap mulai keluar dari dalam toko yang berlokasi tak jauh dari Polsek Kedungkandang itu.

Kebakaran di toko milik Suliyanti, 54, tersebut terjadi saat toko masih belum buka. Nico Dimusdimas Fredino, 30 adalah warga yang melihat pertama kali kejadian tersebut. “Saat itu toko masih tutup, saya mau beli rokok, tahu-tahu api sudah besar menyala, jadi saya seketika memanggil warga,” terangnya.

Warga lantas berinisiatif memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam datang. Nah, saat merangsek masuk ke roko, warga mendapati di dalam toko ada Marsinah yang sudah terihat dalam kondisi lemah. “Iya ada si Mbah yang merupakan ibu dari pemilik toko ini ada di dalam, saya langsung tolong dan bawa ke tim medis. Dia sudah megap-megap (susah bernafas) pas di dalam tadi,” ungkapnya.

Butuh waktu sekitar 10 menit untuk memadamkan kobaran api. Sementara barang-barang yang terbakar antara lain dua freezer es krim, satu cool box minuman dan kompresor angin yang digunakan untuk cuci motor.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, dugaan penyebab kebakaran ialah korsleting. “Di dalam toko itu ada stop kontak yang diduga mengalami korsleting dan menyebabkan tumpukan kardus terbakar,” beber dia.

Dari kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 jutaan. “Itu barang-barang elektronik dan kompresor itu ikut terbakar,” pungkas mantan Kapolsek Kalipare, Polres Malang tersebut.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Marsinah selamat dalam insiden kebakaran di Toko Damai di Jalan Ki Ageng Gribig Kelurahan/Kecamatan Kedungkandang, Minggu (13/6). Perempuan lanjut usia (lansia) 88 tahun yang juga ibu pemilik usaha tersebut dievakuasi warga saat asap mulai keluar dari dalam toko yang berlokasi tak jauh dari Polsek Kedungkandang itu.

Kebakaran di toko milik Suliyanti, 54, tersebut terjadi saat toko masih belum buka. Nico Dimusdimas Fredino, 30 adalah warga yang melihat pertama kali kejadian tersebut. “Saat itu toko masih tutup, saya mau beli rokok, tahu-tahu api sudah besar menyala, jadi saya seketika memanggil warga,” terangnya.

Warga lantas berinisiatif memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam datang. Nah, saat merangsek masuk ke roko, warga mendapati di dalam toko ada Marsinah yang sudah terihat dalam kondisi lemah. “Iya ada si Mbah yang merupakan ibu dari pemilik toko ini ada di dalam, saya langsung tolong dan bawa ke tim medis. Dia sudah megap-megap (susah bernafas) pas di dalam tadi,” ungkapnya.

Butuh waktu sekitar 10 menit untuk memadamkan kobaran api. Sementara barang-barang yang terbakar antara lain dua freezer es krim, satu cool box minuman dan kompresor angin yang digunakan untuk cuci motor.

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, dugaan penyebab kebakaran ialah korsleting. “Di dalam toko itu ada stop kontak yang diduga mengalami korsleting dan menyebabkan tumpukan kardus terbakar,” beber dia.

Dari kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 50 jutaan. “Itu barang-barang elektronik dan kompresor itu ikut terbakar,” pungkas mantan Kapolsek Kalipare, Polres Malang tersebut.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/