alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Jalur Sepeda Jadi Parkiran, Begini Tanggapan Dishub Kota Malang

MALANG KOTA – Terbatasnya space parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Malang membuat sebagian pemilik kendaraan ngawur memarkir kendaraannya. Kondisinya makin lengkap saat ada jukir (juru parkir) liar yang mengarahkan. Seperti trotoar hingga jalur sepeda yang beralih fungsi jadi parkiran di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Heru Mulyono tak menampiknya. Namun petugas di lapangan belum bisa menindak para pelanggar tersebut. Karena saat ini, kawasan Kajoetangan masih dalam proses pengerjaan proyek dari Kementerian PUPR. “Pekerjaan kawasan Kajoetangan belum selesai dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui program Kotaku, sehingga belum bisa melakukan penataan parkir di kawasan tersebut,” ujar Heru.

Dishub Kota Malang juga masih menunggu arahan pimpinan terkait tata ruang koridor Kajoetangan. ”Setelah pekerjaan selesai dan diserahkan ke Pemkot Malang, baru nanti akan dilaksanakan penataan ulang kawasan koridor Kajoetangan. Salah satunya mengenai parkir,” tambah Heru.

Sementara untuk saat ini, pihak Dishub hanya bisa memberi himbauan kepada pengguna roda empat untuk tidak parkir di trotoar maupun jalur sepeda. “Kami sekarang hanya bisa menghimbau, kalau mau menindak langsung belum bisa, masih menunggu penataan ulang kawasan selesai dilaksanakan,”pungkasnya.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Terbatasnya space parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Malang membuat sebagian pemilik kendaraan ngawur memarkir kendaraannya. Kondisinya makin lengkap saat ada jukir (juru parkir) liar yang mengarahkan. Seperti trotoar hingga jalur sepeda yang beralih fungsi jadi parkiran di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Heru Mulyono tak menampiknya. Namun petugas di lapangan belum bisa menindak para pelanggar tersebut. Karena saat ini, kawasan Kajoetangan masih dalam proses pengerjaan proyek dari Kementerian PUPR. “Pekerjaan kawasan Kajoetangan belum selesai dilaksanakan oleh Kementerian PUPR melalui program Kotaku, sehingga belum bisa melakukan penataan parkir di kawasan tersebut,” ujar Heru.

Dishub Kota Malang juga masih menunggu arahan pimpinan terkait tata ruang koridor Kajoetangan. ”Setelah pekerjaan selesai dan diserahkan ke Pemkot Malang, baru nanti akan dilaksanakan penataan ulang kawasan koridor Kajoetangan. Salah satunya mengenai parkir,” tambah Heru.

Sementara untuk saat ini, pihak Dishub hanya bisa memberi himbauan kepada pengguna roda empat untuk tidak parkir di trotoar maupun jalur sepeda. “Kami sekarang hanya bisa menghimbau, kalau mau menindak langsung belum bisa, masih menunggu penataan ulang kawasan selesai dilaksanakan,”pungkasnya.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/