alexametrics
22.1 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Pacaran di Tempat Gelap, Dua Pasang Kekasih Digaruk Satpol PP

MALANG KOTA – Ini bisa jadi peringatan bagi muda-mudi yang sedang bermesraan di ruang publik dan cenderung kebablas. Satpol PP Kota Malang sedang memelototi mereka dan tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas.

Contohnya pada Sabtu malam (12/3), dua pasang muda-mudi yang sedang pacaran di Jalan Ijen diangkut Satpol PP Kota Malang ke markas mereka. Kuat dugaan, mereka telah melakukan hal tidak senonoh di tempat umum. Jalur pedestrian di Jalan Ijen memang dikenal sebagai tempat nongkrong muda-mudi pada sore dan malam. Selain sejuk dam asri, di tempat itu tersedia banyak sekali tempat duduk yang nyaman ditempati secara berpasangan. Ada yang sebatas bercengkerama, ada pula yang memang pacaran.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan, akhir-akhir ini banyak pengaduan yang masuk ke Satpol PP bahwa perilaku pasangan muda-mudi yang nongkrong di tempat itu mulai kebablas. Apalagi kondisi penerangan yang redup di sisi timur jalan besar sebelum Simpang Balapan, semakin memancing pasangan yang kasmaran untuk berbuat aneh-aneh.

Mendapat laporan semacam itu, Satpol PP sengaja melakukan patroli pada Sabtu Malam dan mengamati tempattempat duduk di jalur pedestrian Jalan Ijen. Mereka pun mendapati dua pasangan yang sedang berpacaran di dua sisi trotoar jalan tersebut. Sebenarnya saat Satpol PP datang, ada lebih dari lima pasangan yang bermesraan di sana. Namun para petugas penegak peraturan daerah (perda) itu langsung bergerak menuju dua pasangan yang duduk tidak jauh dari ujung jalan.

Awalnya, pasangan lelaki tinggi kurus dan perempuan berjilbab itu mencoba kabur. Namun karena sudah ada petugas yang memergoki dan mendokumentasikan perbuatan mereka, akhirnya pasangan mengakui perbuatannya dan dibawa ke Mako Satpol PP. Berdasar pengamatan yang didokumentasikan petugas, mereka melakukan perbuatan yang tak sesuai norma dan kesopanan. Seperti berpelukan, si lelaki melingkarkan tangannya di bawah dada pasangannya, hingga berciuman mulut. Itu semua dilakukan memanfaatkan situasi yang minim pencahayaan.

Dari Jalan Ijen, patroli dilanjutkan ke arah Jalan Veteran. Di lokasi itu banyak tempat yang tidak tersentuh cahaya penerangan jalan. Setidaknya, petugas mendapati sekitar 10 pasangan yang duduk pacaran di bangku jalan. Ada juga yang memarkir motornya di trotoar dan berpacaran di atasnya. Dalam pemeriksaan petugas, dua pasangan tersebut ada yang berasal dari Kota Batu dan Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Usianya seperti mahasiswa yang baru lulus atau mahasiswa semester akhir yang gak lulus-lulus, yakni sekitar 25 tahun.

Rahmat Hidayat menjelaskan, pasangan-pasangan itu dikenakan sanksi pembinaan berupa wajib lapor. ”Baik yang laki-laki maupun perempuan kena sanksi semua,” kata dia. Berdasar pengamatan dan pengaduan masyarakat, Rahmat menyebut daerah tersebut kerap menjadi arena pacaran bagi muda-mudi. Rata-rata berlangsung pukul 21.00 ke atas. Suasana yang cenderung gelap dan minim cahaya memungkinkan perbuatan itu untuk terjadi. (biy/fat)

MALANG KOTA – Ini bisa jadi peringatan bagi muda-mudi yang sedang bermesraan di ruang publik dan cenderung kebablas. Satpol PP Kota Malang sedang memelototi mereka dan tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas.

Contohnya pada Sabtu malam (12/3), dua pasang muda-mudi yang sedang pacaran di Jalan Ijen diangkut Satpol PP Kota Malang ke markas mereka. Kuat dugaan, mereka telah melakukan hal tidak senonoh di tempat umum. Jalur pedestrian di Jalan Ijen memang dikenal sebagai tempat nongkrong muda-mudi pada sore dan malam. Selain sejuk dam asri, di tempat itu tersedia banyak sekali tempat duduk yang nyaman ditempati secara berpasangan. Ada yang sebatas bercengkerama, ada pula yang memang pacaran.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan, akhir-akhir ini banyak pengaduan yang masuk ke Satpol PP bahwa perilaku pasangan muda-mudi yang nongkrong di tempat itu mulai kebablas. Apalagi kondisi penerangan yang redup di sisi timur jalan besar sebelum Simpang Balapan, semakin memancing pasangan yang kasmaran untuk berbuat aneh-aneh.

Mendapat laporan semacam itu, Satpol PP sengaja melakukan patroli pada Sabtu Malam dan mengamati tempattempat duduk di jalur pedestrian Jalan Ijen. Mereka pun mendapati dua pasangan yang sedang berpacaran di dua sisi trotoar jalan tersebut. Sebenarnya saat Satpol PP datang, ada lebih dari lima pasangan yang bermesraan di sana. Namun para petugas penegak peraturan daerah (perda) itu langsung bergerak menuju dua pasangan yang duduk tidak jauh dari ujung jalan.

Awalnya, pasangan lelaki tinggi kurus dan perempuan berjilbab itu mencoba kabur. Namun karena sudah ada petugas yang memergoki dan mendokumentasikan perbuatan mereka, akhirnya pasangan mengakui perbuatannya dan dibawa ke Mako Satpol PP. Berdasar pengamatan yang didokumentasikan petugas, mereka melakukan perbuatan yang tak sesuai norma dan kesopanan. Seperti berpelukan, si lelaki melingkarkan tangannya di bawah dada pasangannya, hingga berciuman mulut. Itu semua dilakukan memanfaatkan situasi yang minim pencahayaan.

Dari Jalan Ijen, patroli dilanjutkan ke arah Jalan Veteran. Di lokasi itu banyak tempat yang tidak tersentuh cahaya penerangan jalan. Setidaknya, petugas mendapati sekitar 10 pasangan yang duduk pacaran di bangku jalan. Ada juga yang memarkir motornya di trotoar dan berpacaran di atasnya. Dalam pemeriksaan petugas, dua pasangan tersebut ada yang berasal dari Kota Batu dan Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Usianya seperti mahasiswa yang baru lulus atau mahasiswa semester akhir yang gak lulus-lulus, yakni sekitar 25 tahun.

Rahmat Hidayat menjelaskan, pasangan-pasangan itu dikenakan sanksi pembinaan berupa wajib lapor. ”Baik yang laki-laki maupun perempuan kena sanksi semua,” kata dia. Berdasar pengamatan dan pengaduan masyarakat, Rahmat menyebut daerah tersebut kerap menjadi arena pacaran bagi muda-mudi. Rata-rata berlangsung pukul 21.00 ke atas. Suasana yang cenderung gelap dan minim cahaya memungkinkan perbuatan itu untuk terjadi. (biy/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/