alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Kota Malang Zona Hitam Mobilitas Masyarakat

MALANG KOTA – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang ternyata tidak membuat mobilitas warga berkurang. Setidaknya berdasarkan catatan kepolisian, Kota Malang termasuk dalam zona hitam mobilitas warga.

“Ini dari Menko Marves (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) yang dilihat dari Facebook Mobility, Google Activity dan lampu di malam hari. Nah, dari sanaterlihat mobilitas masyarakat di Kota Malang ini termasuk tinggi, maka dikategorikan sebagai zona hitam mobilitas masyarakat,” terang Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto di Mapolresta Malang Kota Rabu (14/7) siang.

Zona hitam mobilitas itu sendiri dilihat dari ada tidaknya kemacetan selama PPKM berlangsung. Untuk Kota Malang, contoh kemacetan yang cukup parah terjadi di simpang tiga Kacuk. Dimana arus balik masyarakat pekerja terhadang penyekatan yang menyebabkan kepadatan arus lalu lintas. Selain mobilitas, pada data terakhir covid-19 Kota Malang, Selasa (13/7), angka konfirmasi positif covid-19 menembus angka 7,828 dengan penambahan 310 orang.

Terkait hal tersebut, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Malang menggelar rapat khusus untuk membuat regulasi demi mengurangi angka penularan Covid-19 di Kota Malang.

Selain itu, kepolisian dalam waktu dekat akan melakukan Operasi Aman Nusa 2. “Ya, ini karena operasi dari pusat kami mengikuti ya, karena ini sudah masuk operasi yang masuk ditataran ke wilayahan,” ucapnya.

Dalam Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini terdapat tujuh satuan tugas (satgas). Diantaranya adalah, satgas deteksi, satgas binmas, satgas kepatuhan protokol kesehatan dan pengamanan vaksinasi. Lalu, satgas Bayankes, satgas pengamanan pengawalan vaksin, satgas penegakan hukum dan satgas hubungan masyarakat (humas).

Dalam operasi tersebut, petugs terkait akan melakukan penyekatan dan di jalur kabupaten/kota untuk random sampling swab antigen.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang ternyata tidak membuat mobilitas warga berkurang. Setidaknya berdasarkan catatan kepolisian, Kota Malang termasuk dalam zona hitam mobilitas warga.

“Ini dari Menko Marves (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi) yang dilihat dari Facebook Mobility, Google Activity dan lampu di malam hari. Nah, dari sanaterlihat mobilitas masyarakat di Kota Malang ini termasuk tinggi, maka dikategorikan sebagai zona hitam mobilitas masyarakat,” terang Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto di Mapolresta Malang Kota Rabu (14/7) siang.

Zona hitam mobilitas itu sendiri dilihat dari ada tidaknya kemacetan selama PPKM berlangsung. Untuk Kota Malang, contoh kemacetan yang cukup parah terjadi di simpang tiga Kacuk. Dimana arus balik masyarakat pekerja terhadang penyekatan yang menyebabkan kepadatan arus lalu lintas. Selain mobilitas, pada data terakhir covid-19 Kota Malang, Selasa (13/7), angka konfirmasi positif covid-19 menembus angka 7,828 dengan penambahan 310 orang.

Terkait hal tersebut, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Malang menggelar rapat khusus untuk membuat regulasi demi mengurangi angka penularan Covid-19 di Kota Malang.

Selain itu, kepolisian dalam waktu dekat akan melakukan Operasi Aman Nusa 2. “Ya, ini karena operasi dari pusat kami mengikuti ya, karena ini sudah masuk operasi yang masuk ditataran ke wilayahan,” ucapnya.

Dalam Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini terdapat tujuh satuan tugas (satgas). Diantaranya adalah, satgas deteksi, satgas binmas, satgas kepatuhan protokol kesehatan dan pengamanan vaksinasi. Lalu, satgas Bayankes, satgas pengamanan pengawalan vaksin, satgas penegakan hukum dan satgas hubungan masyarakat (humas).

Dalam operasi tersebut, petugs terkait akan melakukan penyekatan dan di jalur kabupaten/kota untuk random sampling swab antigen.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/