alexametrics
24.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Keren, Lapas Wanita Sukun Sediakan Akses Informasi Digital

MALANG KOTA – Kini, warga binaan permasyarakatan (WBP) tidak perlu khawatir lagi untuk mendapatkan informasi. Lapas Perempuan Kelas IIA Sukun Malang misalnya, telah menyediakan fasilitas digital library atau yang mereka sebut TaRy. Fasilitas tersebut resmi dilaunching pada Rabu (13/10).

Peresmian perpustakaan digital di Lapas Perempuan kelas IIA itu dihadiri Wakil Menteri Kemenkumham Edward Omar Sharif Hiariej. Perpustakaan tersebut tak hanya berisi buku, tapi juga dilengkapi koleksi audio maupun video dalam format digital dan bisa diakses dengan perangkat komputer.

Kepala Lapas Perempuan Malang Tri Anna Aryati BcIP SH MSi mengatakan, kehadiran digital library menjadi inovasi untuk mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). ”Tujuan dari TaRy ini juga untuk memberikan ruang WBP mengakses informasi dan ilmu pengetahuan baru,” terang Tri Anna.

Dia menambahkan, kehadiran TaRy ini juga untuk merespons tingginya minat baca WBP Lapas Perempuan Sukun Malang. “Konten perpustakaan digital tidak hanya berupa text, bisa memuat audio visual yang tentu bisa menjadi media rekreasi bagi WBP Lapas Perempuan Malang,” ucapnya. Tri Anna juga berharap dengan adanya inovasi TaRy ini, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh WBP Lapas Perempuan Sukun Malang. (cj6/nay/rmc)

MALANG KOTA – Kini, warga binaan permasyarakatan (WBP) tidak perlu khawatir lagi untuk mendapatkan informasi. Lapas Perempuan Kelas IIA Sukun Malang misalnya, telah menyediakan fasilitas digital library atau yang mereka sebut TaRy. Fasilitas tersebut resmi dilaunching pada Rabu (13/10).

Peresmian perpustakaan digital di Lapas Perempuan kelas IIA itu dihadiri Wakil Menteri Kemenkumham Edward Omar Sharif Hiariej. Perpustakaan tersebut tak hanya berisi buku, tapi juga dilengkapi koleksi audio maupun video dalam format digital dan bisa diakses dengan perangkat komputer.

Kepala Lapas Perempuan Malang Tri Anna Aryati BcIP SH MSi mengatakan, kehadiran digital library menjadi inovasi untuk mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). ”Tujuan dari TaRy ini juga untuk memberikan ruang WBP mengakses informasi dan ilmu pengetahuan baru,” terang Tri Anna.

Dia menambahkan, kehadiran TaRy ini juga untuk merespons tingginya minat baca WBP Lapas Perempuan Sukun Malang. “Konten perpustakaan digital tidak hanya berupa text, bisa memuat audio visual yang tentu bisa menjadi media rekreasi bagi WBP Lapas Perempuan Malang,” ucapnya. Tri Anna juga berharap dengan adanya inovasi TaRy ini, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh WBP Lapas Perempuan Sukun Malang. (cj6/nay/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru