alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Kasus Positif Covid Melonjak Jelang Nataru, Ini Langkah Pemkot Malang

MALANG KOTA – Beragam cara dilakukan Pemerintah Kota Malang untuk menekan angka penambahan pasien positif Covid-19. Apalagi Desember ada dua event yang menyebabkan libur panjang dan berpotensi memicu kerumunan, yaitu Natal dan Tahun Baru.

Untuk mengatasi lonjakan kasus yang meninggi, Walikota Malang, Sutiaji berencana untuk menggiatkan kembali Kampung Tangguh dan Operasi Yustisi

“Kampung tangguh digalakkan lagi. Dalam waktu dekat akan kami adakan webinar dengan seluruh RW untuk saling menguatkan lagi Kampung Tangguh. Kampung Tangguh yang kemarin sudah kita bina, akan semakin kita kuatkan lagi. Dan operasi yustisi juga minta kita lakukan per kelurahan untuk menguatkan saudara-saudara kita yang lengah,” beber Sutiaji.

Tak hanya itu, untuk antisipasi liburan panjang, ia juga akan menerapkan aturan pemotongan cuti bersama sebanyak 4 hari.

“Udah dikurangi pun total itungan masih lebih dari 1 minggu. Karena pandemi masih harus diwaspadai, kesadaran mulai lengah. Kalau PSBB kita susah. Benteng terakhir yang kita siapkan adalah ini. Tapi garda terdepannya adalah disiplin masyarakat terkait protokol Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar perusahaan dan instansi melakukan swab kepada para pegawai, hal ini dilakukan untuk meminimalisir kluster perkantoran. “Ini yang kita tingkatkan, tak hanya kalangan Pemkot saja, tetapi juga dinas-dinas lain,” tegas dia.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Beragam cara dilakukan Pemerintah Kota Malang untuk menekan angka penambahan pasien positif Covid-19. Apalagi Desember ada dua event yang menyebabkan libur panjang dan berpotensi memicu kerumunan, yaitu Natal dan Tahun Baru.

Untuk mengatasi lonjakan kasus yang meninggi, Walikota Malang, Sutiaji berencana untuk menggiatkan kembali Kampung Tangguh dan Operasi Yustisi

“Kampung tangguh digalakkan lagi. Dalam waktu dekat akan kami adakan webinar dengan seluruh RW untuk saling menguatkan lagi Kampung Tangguh. Kampung Tangguh yang kemarin sudah kita bina, akan semakin kita kuatkan lagi. Dan operasi yustisi juga minta kita lakukan per kelurahan untuk menguatkan saudara-saudara kita yang lengah,” beber Sutiaji.

Tak hanya itu, untuk antisipasi liburan panjang, ia juga akan menerapkan aturan pemotongan cuti bersama sebanyak 4 hari.

“Udah dikurangi pun total itungan masih lebih dari 1 minggu. Karena pandemi masih harus diwaspadai, kesadaran mulai lengah. Kalau PSBB kita susah. Benteng terakhir yang kita siapkan adalah ini. Tapi garda terdepannya adalah disiplin masyarakat terkait protokol Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar perusahaan dan instansi melakukan swab kepada para pegawai, hal ini dilakukan untuk meminimalisir kluster perkantoran. “Ini yang kita tingkatkan, tak hanya kalangan Pemkot saja, tetapi juga dinas-dinas lain,” tegas dia.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/