alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Pemkot Wajibkan Siswa Kunjungi Museum Musik Indonesia

MALANG KOTA – Semangat menjadikan museum sebagai tempat yang asyik untuk belajar bakal dirasakan para siswa. Karena mulai tahun ajaran baru 2022/2023, mereka bakal dijadwalkan untuk mengunjungi museum. Hal itu sekaligus untuk menghidupkan kembali museum yang mati suri selama pandemi Covid-19.

Merosotnya eksistensi museum tersebut diakui Ketua Museum Musik Indonesia (MMI) Hengki Herwanto. Padahal museum sangat potensial untuk menjadi media belajar. Sebab, museum menyimpan bukti-bukti sejarah yang akan memberikan pengalaman praktis dalam memahami materi sejarah bagi para siswa. “Eksistensi museum ini harus diselamatkan salah satunya dengan sinergi bersama pihak-pihak terkait misalnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melalui program kunjungan ke muesum yang dimasukkan ke sekolah-sekolah,” ujar pria yang akrab disapa Hengki itu.

Usulan tersebut disambut baik Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana. Pihaknya mengatakan program kunjungan ke museum oleh siswa akan memberikan pengalaman baru yang mengesankan. Untuk itu, dirinya me- rencanakan program tersebut menjadi program wajib setiap sekolah di bawah naungan Disdikbud Kota Malang. “Nanti- nya mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP akan diwajibkan untuk mengunjungi museum secara berkala,” ujarnya.

Pejabat kelahiran Bantul itu juga menyampaikan, program itu langsung dilaksanakan tahun ajaran baru men- datang. Namun untuk skema penera- pannya masih harus dimatangkan lagi. Gambarannya, setiap sekolah akan mendapat jadwal khusus untuk melakukan kunjungan ke museum- museum. Hal itu bertujuan agar tidak bentrok dengan sekolah lainnya. “Apabila nanti dijadwalkan tentu juga akan membuat jumlah kunjungan museum akan stabil sehingga eksis- tensinya diharapkan juga kembali terangkat,” imbuhnya. (dre/nay)

 

MALANG KOTA – Semangat menjadikan museum sebagai tempat yang asyik untuk belajar bakal dirasakan para siswa. Karena mulai tahun ajaran baru 2022/2023, mereka bakal dijadwalkan untuk mengunjungi museum. Hal itu sekaligus untuk menghidupkan kembali museum yang mati suri selama pandemi Covid-19.

Merosotnya eksistensi museum tersebut diakui Ketua Museum Musik Indonesia (MMI) Hengki Herwanto. Padahal museum sangat potensial untuk menjadi media belajar. Sebab, museum menyimpan bukti-bukti sejarah yang akan memberikan pengalaman praktis dalam memahami materi sejarah bagi para siswa. “Eksistensi museum ini harus diselamatkan salah satunya dengan sinergi bersama pihak-pihak terkait misalnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melalui program kunjungan ke muesum yang dimasukkan ke sekolah-sekolah,” ujar pria yang akrab disapa Hengki itu.

Usulan tersebut disambut baik Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana. Pihaknya mengatakan program kunjungan ke museum oleh siswa akan memberikan pengalaman baru yang mengesankan. Untuk itu, dirinya me- rencanakan program tersebut menjadi program wajib setiap sekolah di bawah naungan Disdikbud Kota Malang. “Nanti- nya mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP akan diwajibkan untuk mengunjungi museum secara berkala,” ujarnya.

Pejabat kelahiran Bantul itu juga menyampaikan, program itu langsung dilaksanakan tahun ajaran baru men- datang. Namun untuk skema penera- pannya masih harus dimatangkan lagi. Gambarannya, setiap sekolah akan mendapat jadwal khusus untuk melakukan kunjungan ke museum- museum. Hal itu bertujuan agar tidak bentrok dengan sekolah lainnya. “Apabila nanti dijadwalkan tentu juga akan membuat jumlah kunjungan museum akan stabil sehingga eksis- tensinya diharapkan juga kembali terangkat,” imbuhnya. (dre/nay)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/