alexametrics
30.7 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Polresta Malang Kota Siapkan Vaksinasi Untuk Disabilitas

MALANG KOTA – Percepatan vaksinasi terus digencarkan di Polresta Malang Kota. Bahkan, rencananya, dalam waktu dekat juga akan menyiapkan kuota untuk disabilitas.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihaknya memang mengutamakan masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan atau organisasi kepemudaan.

”Begitu pun dengan disabilitas, kami juga akan siapkan kuota untuk mereka,” terangnya.

Namun, dia menegaskan, hal itu memang dilakukan secara bertahap. Sebab, jika dilakukan secara bersamaan akan menimbulkan kerumunan. ”Jadi akan kami atur regulasinya, dan kami akan koordinasikan dengan pihak dinkes,” terangnya.

Diharapkan nantinya, program ini vaksinnya bisa disupport oleh Pemkot Malang. ”Syukur-syukur bisa dapat sampai 10-15 ribu kuota vaksin,” tambahnya. Hal ini menurut dia, untuk mendukung sebaran program vaksinasi nasional.

Di sisi lain, menurut dia, pihaknya juga akan menyesuaikan dengan tenaga yang ada. Sebab, tentunya mereka yang lebih memahaminya. ”Kalau untuk vaksinator saat ini kami bisa cukup, tapi kan juga diperlukan ada peng-input data tenaga skrining,” terangnya.

Sementara itu, disinggung soal pendataan untuk disabilitas, Buher–sapaan akrab Budi Hermanto– mengakui bila hal tersebut sudah dilakukan dan sudah dikomunikasikan.

”Karena kami lihat, mereka sangat antusias ingin melaksanakan vaksin,” tambahnya. Nanti, kuota vaksin dibatasi hanya 150 orang per hari, siklusnya nanti diatur,” pungkasnya. (ulf/mas/rmc)

MALANG KOTA – Percepatan vaksinasi terus digencarkan di Polresta Malang Kota. Bahkan, rencananya, dalam waktu dekat juga akan menyiapkan kuota untuk disabilitas.

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihaknya memang mengutamakan masyarakat umum, organisasi kemasyarakatan atau organisasi kepemudaan.

”Begitu pun dengan disabilitas, kami juga akan siapkan kuota untuk mereka,” terangnya.

Namun, dia menegaskan, hal itu memang dilakukan secara bertahap. Sebab, jika dilakukan secara bersamaan akan menimbulkan kerumunan. ”Jadi akan kami atur regulasinya, dan kami akan koordinasikan dengan pihak dinkes,” terangnya.

Diharapkan nantinya, program ini vaksinnya bisa disupport oleh Pemkot Malang. ”Syukur-syukur bisa dapat sampai 10-15 ribu kuota vaksin,” tambahnya. Hal ini menurut dia, untuk mendukung sebaran program vaksinasi nasional.

Di sisi lain, menurut dia, pihaknya juga akan menyesuaikan dengan tenaga yang ada. Sebab, tentunya mereka yang lebih memahaminya. ”Kalau untuk vaksinator saat ini kami bisa cukup, tapi kan juga diperlukan ada peng-input data tenaga skrining,” terangnya.

Sementara itu, disinggung soal pendataan untuk disabilitas, Buher–sapaan akrab Budi Hermanto– mengakui bila hal tersebut sudah dilakukan dan sudah dikomunikasikan.

”Karena kami lihat, mereka sangat antusias ingin melaksanakan vaksin,” tambahnya. Nanti, kuota vaksin dibatasi hanya 150 orang per hari, siklusnya nanti diatur,” pungkasnya. (ulf/mas/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/