alexametrics
22 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Lebih Praktis, Vertikal Garden RW 02 Sukoharjo Dilengkapi Sprinkle

MALANG KOTA – RW02 Kelurahan Sukoharjo, Klojen, Kota Malang menampilkan vertikal garden dengan sistem penyiraman sprinkle dalam lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Dengan sistem ini, tanaman otomatis tersiram air secara periodik.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

Meski lahannya sempit, tapi di lingkungan RW ini tampak asri dan sejuk. Berbagai jenis tanaman, terutama bunga, menghiasi tiap gang dan tembok warga.

“Sistem (sprinkle) ini sangat memudahkan warga dalam merawat tanaman, karena bagian tanaman yang atas juga terkena air dengan mudah,” kata Ketua RW02 Sukoharjo M Rif’an Yasin, Kamis (15/10).

Menurutnya, di tempatnya juga sudah ada sekitar 100 biopori. Termasuk juga 3 sumur resapan air. “Semuanya warga yang bikin dengan gotong-royong,” terangnya.

Tak hanya itu, Yasin mengatakan, di tempatnya juga ada bank sampahnya. Dimana sistemnya ada donasi sampah dan bank sampah konvensional. “Warga bebas pilih,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Yasin mengungkapkan, di wilayahnya juga ada rumah kompos. Dimana hasil pupuk organiknya untuk keperluan perawatan tanaman. “Sudah berjalan sekitar dua tahun,” kata dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – RW02 Kelurahan Sukoharjo, Klojen, Kota Malang menampilkan vertikal garden dengan sistem penyiraman sprinkle dalam lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Dengan sistem ini, tanaman otomatis tersiram air secara periodik.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

Meski lahannya sempit, tapi di lingkungan RW ini tampak asri dan sejuk. Berbagai jenis tanaman, terutama bunga, menghiasi tiap gang dan tembok warga.

“Sistem (sprinkle) ini sangat memudahkan warga dalam merawat tanaman, karena bagian tanaman yang atas juga terkena air dengan mudah,” kata Ketua RW02 Sukoharjo M Rif’an Yasin, Kamis (15/10).

Menurutnya, di tempatnya juga sudah ada sekitar 100 biopori. Termasuk juga 3 sumur resapan air. “Semuanya warga yang bikin dengan gotong-royong,” terangnya.

Tak hanya itu, Yasin mengatakan, di tempatnya juga ada bank sampahnya. Dimana sistemnya ada donasi sampah dan bank sampah konvensional. “Warga bebas pilih,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Yasin mengungkapkan, di wilayahnya juga ada rumah kompos. Dimana hasil pupuk organiknya untuk keperluan perawatan tanaman. “Sudah berjalan sekitar dua tahun,” kata dia.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/