alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 5 July 2022

Mengenaskan, Pengemis Tua Ditemukan Gantung Diri di Jalan Halmahera

MALANG KOTA – Warga Klojen, tepatnya di sekitar di Jalan Halmahera, malam ini (15/11) digegerkan dengan kematian salah seorang warganya bernama Usman, 74, dengan cara tragis, gantung diri.

Usman yang sehari-harinya menjadi pengemis ini tinggal di rumah bedeng belakang bedak plat nomor di dekat Pasar Buah rel Jagalan. Pria tersebut ditemukan relawan meninggal di dalam rumahnya sekitar pukul 20.30.

“Kronologinya adalah ketika kami dari komunitas Gandrung Peduli Sesama (GPS) melakukan kegiatan rutin bagi-bagi nasi ke rumah beliau. Saat kami datang, tidak ada jawaban. Sudah diketuk oleh tetangga juga tidak dibukakan,” ujar Yoyok Agus Prianto, salah seorang relawan GPS yang juga anggota Damkar Kabupaten Malang ini.

Tidak adanya jawaban dari korban membuat warga curiga, dan mencoba mengintip ke dalam rumah. “Saat diintip dari celah-celah pintu, korban terlihat telanjang dikira sedang kencing. Ternyata, setelah didobrak korban sudah meninggal dengan cara gantung diri,“ papar Yoyok.

Atas kejadian itu, Yoyok dan para relawan lain segera melaporkan ke pihak berwenang. “Makanya segera kami melaporkan ke grup relawan dan diteruskan ke pihak RT dan RW, babinsa, dan babinkamtibmas setempat,” ujar dia.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Warga Klojen, tepatnya di sekitar di Jalan Halmahera, malam ini (15/11) digegerkan dengan kematian salah seorang warganya bernama Usman, 74, dengan cara tragis, gantung diri.

Usman yang sehari-harinya menjadi pengemis ini tinggal di rumah bedeng belakang bedak plat nomor di dekat Pasar Buah rel Jagalan. Pria tersebut ditemukan relawan meninggal di dalam rumahnya sekitar pukul 20.30.

“Kronologinya adalah ketika kami dari komunitas Gandrung Peduli Sesama (GPS) melakukan kegiatan rutin bagi-bagi nasi ke rumah beliau. Saat kami datang, tidak ada jawaban. Sudah diketuk oleh tetangga juga tidak dibukakan,” ujar Yoyok Agus Prianto, salah seorang relawan GPS yang juga anggota Damkar Kabupaten Malang ini.

Tidak adanya jawaban dari korban membuat warga curiga, dan mencoba mengintip ke dalam rumah. “Saat diintip dari celah-celah pintu, korban terlihat telanjang dikira sedang kencing. Ternyata, setelah didobrak korban sudah meninggal dengan cara gantung diri,“ papar Yoyok.

Atas kejadian itu, Yoyok dan para relawan lain segera melaporkan ke pihak berwenang. “Makanya segera kami melaporkan ke grup relawan dan diteruskan ke pihak RT dan RW, babinsa, dan babinkamtibmas setempat,” ujar dia.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/