alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

17 Warga Terpapar Covid, Masjid di Tlogomas Malang Tutup Sementara

MALANG KOTA – Masjid Al Waqar Tlogomas yang berada di wilayah RW IX Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru terpaksa ditutup. Gara-garanya, ada belasan warga yang diduga terpapar Covid-19 saat pelaksanaan salah Idul Fitri Kamis lalu (13/5). Takmir masjid diimbau untuk meniadakan salat berjamaah sampai 14 hari ke depan.

Hal itu terungkap dalam surat edaran bernomor 443.5/18/35.73 05.1003.2021 yang dikeluarkan oleh Kelurahan Tlogomas kemarin. Dalam surat yang ditandatangani oleh Lurah Tlogomas Andi Aisyah Muhsin itu dijelaskan langkah penghentian aktivitas di masjid tersebut sebagai salah satu upaya pengendalian Covid-19 di wilayah tersebut.

Sebab, ada sekitar 17 warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau RW 09 Kelurahan Tlogomas yang terpapar Covid-19. ”Jadi jamaah Masjid Al Waqar untuk melaksanakan salat di rumah masing-masing,” salah satu bunyi pada poin surat tersebut. Dijelaskan bahwa ketentuan aturan itu muncul setelah ada 17 warga yang tengah dirawat di rumah sakit dan ada pula yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing. ”Kami juga mengimbau, agar masyarakat sekitar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tambah Lurah Tlogomas Andi Aisyah Muhsin dalam surat edarannya.

Sebelumnya, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya sudah berupaya mengantisipasi membeludaknya jamaah Salat Idul Fitri. Namun, ketika jamaah yang datang melebihi terlalu banyak, Husnul menyadari tidak mungkin menolak jamaah.

Upaya yang dilakukan guna meminimalisasi penularan Covid-19 adalah melalui prokes. ”Kita tidak bisa membatasi jumlah jamaah. Mitigasinya ya melalui prokes sekaligus menambah jumlah petugas,” kata Husnul yang juga kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang. (ulf/adn/ref/dan/mas)

MALANG KOTA – Masjid Al Waqar Tlogomas yang berada di wilayah RW IX Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru terpaksa ditutup. Gara-garanya, ada belasan warga yang diduga terpapar Covid-19 saat pelaksanaan salah Idul Fitri Kamis lalu (13/5). Takmir masjid diimbau untuk meniadakan salat berjamaah sampai 14 hari ke depan.

Hal itu terungkap dalam surat edaran bernomor 443.5/18/35.73 05.1003.2021 yang dikeluarkan oleh Kelurahan Tlogomas kemarin. Dalam surat yang ditandatangani oleh Lurah Tlogomas Andi Aisyah Muhsin itu dijelaskan langkah penghentian aktivitas di masjid tersebut sebagai salah satu upaya pengendalian Covid-19 di wilayah tersebut.

Sebab, ada sekitar 17 warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau RW 09 Kelurahan Tlogomas yang terpapar Covid-19. ”Jadi jamaah Masjid Al Waqar untuk melaksanakan salat di rumah masing-masing,” salah satu bunyi pada poin surat tersebut. Dijelaskan bahwa ketentuan aturan itu muncul setelah ada 17 warga yang tengah dirawat di rumah sakit dan ada pula yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing. ”Kami juga mengimbau, agar masyarakat sekitar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tambah Lurah Tlogomas Andi Aisyah Muhsin dalam surat edarannya.

Sebelumnya, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya sudah berupaya mengantisipasi membeludaknya jamaah Salat Idul Fitri. Namun, ketika jamaah yang datang melebihi terlalu banyak, Husnul menyadari tidak mungkin menolak jamaah.

Upaya yang dilakukan guna meminimalisasi penularan Covid-19 adalah melalui prokes. ”Kita tidak bisa membatasi jumlah jamaah. Mitigasinya ya melalui prokes sekaligus menambah jumlah petugas,” kata Husnul yang juga kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang. (ulf/adn/ref/dan/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/