alexametrics
27.9 C
Malang
Monday, 21 September 2020

Jaring 74 Pelanggar Tak Bermasker, Denda Terkumpul Rp 3 Juta Lebih

- Advertisement -
- Advertisement -

MALANG KOTA- Sidang perdana yustisia pelanggar protokol kesehatan yang digelar di halaman Balai Kota Malang mencatat ada 74 pelanggar. Total denda yang terkumpul sejumlah Rp 3.030.000 dan tercatat ada 7 orang yang meninggalkan KTP-nya. Hanya lima menit setelah mobile covid hunter di mulai, para pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19 ini sudah berhasil membawa pelanggar yang tidak memakai masker.

Para pelanggar ini, langsung ditindak tegas di tempat oleh Satpol PP, TNI, dan anggota Polresta Malang Kota dengan denda Rp 100 ribu yang diawasi oleh petugas Pengadilan Negeri Kota Malang. Aksi ini, juga secara resmi di-launching Forkopimda di halaman Balai Kota Malang, Rabu (16/9) sore.

“Kita sudah lakukan sosialisasi-sosialisasi protokol-protokol kesehatan dan masih banyak ditemui di jalan yang tak pakai masker. Hari ini sudah tak ada lagi toleransi lagi bagi pelanggar protokol Covid-19,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Artinya per hari ini pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kota Malang harus membayar denda senilai Rp 100 ribu. Penerapan pelaksanaan sanksi ini mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan dalam Inpres nomor 6 tahun 2020, Perda nomor 2 tahun 2020, Pergub nomor 53 tahun 2020 yang diimplikasikan pada Perwal nomor 30 tahun 2020.

“Harapannya, dengan penindakan tegas berbadan hukum ini hanya dalam hitungan hari masyarakat Kota Malang semakin sadar dan disiplin memakai masker sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas dia, didampingi Wawali Sofyan Edi, Sekda Kota Malang Wasto, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, Kajari Kota Malang Andi Dharmawangsa, dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika.

Forkopimda Kota Malang me-launching pelaksanaan sidang yustisia pelanggar protokol kesehatan di halaman Balai Kota Malang, Rabu (16/9). (Darmono/Radar Malang)

Apalagi, menurut Sutiaji, jumlah kasus di Kota Malang masih terus melonjak. Update Data Covid-19 Kota Malang 16 September 2020 menunjukkan penambahan konfirmasi positif sebanyak 35 orang sehingga total sebanyak 1.702 orang. Tercatat yang meninggal bertambah 8 orang sehingga total sejumlah 162 orang. Angka kesembuhan juga bertambah sebanyak 29 orang sehingga total tercatat 1.136 orang sembuh. Orang yang sudah selesai pemantauan juga berkurang 2 orang sehingga total tercatat 404 orang.

Kenaikan kasus yang terus terjadi ini menjadikan Kota Malang yang sebelumnya sudah berada di zona orange, kini kembali lagi ke zona merah.

“Dengan pakai masker persentase memutus mata rantai penyebaran Covid-19 lebih dari 50 persen. Efek jera dengan sanksi sosial sudah, waktunya kita penegakan hukum basic-nya denda. Harapan kami 1 sampai 3 hari ini orang akan sadar. Karena ini gerakan secara masif menyadarkan diri ke masyarkat untuk pakai masker,” jelasnya.

Selama razia, petugas tak pandang bulu. Ada oknum aparat yang juga terjaring razia lantaran tak pakai masker. “Karena gesusu, saya mau bayar PDAM,jadi kelupaan maskernya,” ujar sang oknum, yang tidak disebutkan namanya.

Pewarta: Sandra Desi C

- Advertisement -

Latest news

Baru Dibuka, Taman Wisata Selecta Didominasi Keluarga

KOTA BATU – Taman Wisata Selecta mengalami penurunan pengunjung yang sangat signifikan, terlihat dari tempat parkir yang hanya berisi sekitar 50 sepeda motor dan 20 mobil. Kunjungan hariannya hanya mencapai sekitar 500 pengunjung per hari saat week day dan 3000 pengunjung saat week end. Meski begitu selecta tetap membuka semua wahana kecuali wahana tagada. Karena wahana tersebut tidak memungkinkan untuk menerapkan protokol kesehatan (social distancing).
- Advertisement -

Sambut HUT, Sentral Bangunan Beri Cash Back Hingga Undian Berhadiah

KARANGLO- Pandemi covid-19 memang berdampak signifikan terhadap dunia bisnis. Itu pula yang dirasakan manajemen Sentral Bangunan (SEB) Malang. Walaupun begitu, supermarket bahan bangunan yang berada di wilayah Karanglo, Kabupaten Malang ini tetap berupaya memberikan yang terbaik kepada pelanggan dan konsumennya.

PKM Polinema Beri Latihan Wirausaha Ke Posyandu Disabilitas

MALANG - Pendidikan tinggi vokasi ternama di Kota Malang Polinema pada jurusan teknik kimia menunjukan jati diri dan perannya dalam memberikan kepedulian kepada masyarakat. Hal itu terbukti, dari pelatihan kewirausahaan dan tepat guna yang berbasis kesehatan hasil kerjasama Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Teknik Kimia Polinema yang bekerjasama dengan Posyandu Disabilitas Desa Bedali Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

Pelaku Wisata Kota Batu Belum Bebas Narkoba 100 Persen

Kota Batu - Sejak tahun 2012, BNN Kota Batu bekerjasama dengan berbagai tempat wisata dan penginapan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. Daerah yang memiliki obyek wisata potensial dan sering dikunjungi wisatawan, rentan menjadi tempat tujuan narkoba.

Related news

Sanksi Sosial Diterapkan Tiap Hari, Denda Seminggu Tiga Kali

"Sanksi sosial yang diberikan macam-macam hukumannya, ada yang nyanyi Indonesia Raya, menyebutkan lengkap Pancasila, dan lainnya," ujar Anton di sela-sela melaksanakan operasi yustisi di Jalan Bandung, Senin (21/9).

Sedot Wisatawan, Forkom Pokdarwis Siapkan Festival Kampung Tematik

MALANG KOTA - Destinasi wisata Kampung Tematik di Kota Malang kini mulai bergeliat kembali. Untuk itu, guna menggaet wisawatan, Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Forkom Pokdarwis) telah menyiapkan 15 event Festival yang akan digelar dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dinkes Kota Malang Galakkan Germas untuk Lawan Covid-19

Di Germas sudah mencakup hal-hal yang selama ini digalakkan pemerintah dalam menangani Covid-19, seperti membiasakan rajin cuci tangan rutin. Selain itu, gerakan ini juga bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat, serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

Janji Pemkot Malang, Jembatan Kedungkandang Dibuka Oktober

MALANG KOTA – Setelah tujuh tahun terbengkalai, sejak 2013, sekarang proyek pembangunan jembatan kedungkandang hampir selesai dan dapat digunakan. Jika tidak ada aral melintang, pemerintah kota (Pemkot) Malang menjanjikan pada bulan Oktober mendatang sudah bisa difungsikan secara sementara untuk kendaraan roda dua.
- Advertisement -