alexametrics
27.7 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Awas Macet, Pagi Ini 2.000 Aremania Siap Turun ke Jalan

MALANG KOTA – Masyarakat Kota Malang wajib mewaspada terjadinya kemacetan, pada Senin (16/11) ini. Pasalnya, sekitar dua ribu Aremania mulai pagi pukul 08.00 siap turun ke jalan melakukan aksi damai.

Ribuan Aremania tersebut akan melakukan aksinya di Bundaran Tugu Malang, tepatnya berada di Depan Balai Kota Malang. Tujuan kedatangan Aremania ini untuk menyuarakan penyelesaian dualisme kepengurusan Aremania selama beberapa tahun terakhir.

“Kurang lebih ada dua ribu Aremania besok (hari ini). Intinya kami menuntut Yayasan Arema 11 Agustus 1987. Kami ingin adanya mediasi di kedua kubu,” ujar koordinasi aksi Vandi Wijaya, Minggu (15/11) malam.

Pada aksi tersebut, menurut Vandi, ada dua tuntutan yang mereka ajukan. Yang pertama adalah menuntut organisasi Yayasan Arema turun membenahi Yayasan Arema dan menyelesaikan konflik dualisme Arema. Lalu yang kedua adalah menuntut agar instansi di Malang ikut mendorong organ yayasan turun melakukan mediasi dengan Aremania.

“Aksi damai besok hanya untuk meminta instansi di Malang Raya memanggil yayasan agar menyelesaikan konflik dualisme, ” tandasnya.

Aksi yang mereka lakukan akan dimulai dari depan stasiun Kota Malang pada pukul 09.00 WIB, lalu berjalan menuju Balaikota. Sehingga para pengguna jalan yang hendak ke Stasiun Kota Malang, diharapkan untuk melakukan persiapan agar tidak terjebak macet.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Masyarakat Kota Malang wajib mewaspada terjadinya kemacetan, pada Senin (16/11) ini. Pasalnya, sekitar dua ribu Aremania mulai pagi pukul 08.00 siap turun ke jalan melakukan aksi damai.

Ribuan Aremania tersebut akan melakukan aksinya di Bundaran Tugu Malang, tepatnya berada di Depan Balai Kota Malang. Tujuan kedatangan Aremania ini untuk menyuarakan penyelesaian dualisme kepengurusan Aremania selama beberapa tahun terakhir.

“Kurang lebih ada dua ribu Aremania besok (hari ini). Intinya kami menuntut Yayasan Arema 11 Agustus 1987. Kami ingin adanya mediasi di kedua kubu,” ujar koordinasi aksi Vandi Wijaya, Minggu (15/11) malam.

Pada aksi tersebut, menurut Vandi, ada dua tuntutan yang mereka ajukan. Yang pertama adalah menuntut organisasi Yayasan Arema turun membenahi Yayasan Arema dan menyelesaikan konflik dualisme Arema. Lalu yang kedua adalah menuntut agar instansi di Malang ikut mendorong organ yayasan turun melakukan mediasi dengan Aremania.

“Aksi damai besok hanya untuk meminta instansi di Malang Raya memanggil yayasan agar menyelesaikan konflik dualisme, ” tandasnya.

Aksi yang mereka lakukan akan dimulai dari depan stasiun Kota Malang pada pukul 09.00 WIB, lalu berjalan menuju Balaikota. Sehingga para pengguna jalan yang hendak ke Stasiun Kota Malang, diharapkan untuk melakukan persiapan agar tidak terjebak macet.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/